Berita

Biji kopi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Laos Pertimbangkan Jual Kopi ke Rusia Imbas Tarif Tinggi AS

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, membuka opsi untuk mengalihkan penjualan kopi dari Amerika Serikat ke Rusia.

Langkah ini dipertimbangkan setelah Presiden AS, Donald Trump, memberlakukan tarif tinggi pada produk-produk Laos.

“Di antara produk Laos yang biasa diekspor ke AS adalah hasil pertanian, termasuk kopi. Namun, kopi ini juga bisa dijual ke negara lain,” kata Siphandone saat menghadiri Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, dikutip dari RT, Selasa 9 September 2025.


Ia menambahkan, Laos sudah mengekspor kopi ke Rusia, dan sekarang volume ekspornya berpotensi ditingkatkan.

Bulan lalu, Trump mengenakan tarif 40 persen untuk barang-barang impor dari Laos. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi Trump untuk mengatasi apa yang disebutnya sebagai "ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil".

Tarif tinggi AS juga memukul negara pengekspor kopi besar lainnya seperti Brasil dan Vietnam. Brasil dikenakan tarif 50 persen, sedangkan Vietnam 20 persen. Padahal, Brasil adalah produsen kopi terbesar di dunia dengan 37 persen pangsa produksi global, sementara Vietnam berada di urutan kedua dengan 17 persen.

Akibat kebijakan ini, harga kopi dunia melonjak tajam. Kenaikan harga juga dipicu panen kopi yang rusak akibat cuaca buruk, menurut Organisasi Kopi Internasional.

Sementara itu, konsumsi kopi di AS sangat tinggi. Data Asosiasi Kopi Nasional AS menunjukkan, dua dari tiga orang Amerika minum kopi setiap hari. Organisasi tersebut sebenarnya sudah melobi agar kopi dikecualikan dari tarif Trump, tetapi sampai sekarang belum ada hasilnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya