Berita

Kick of road to Harbolnas 2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Produk Lokal Jadi Andalan Utama Harbolnas 2025

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 12:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Hilmi Adrianto, menyebut event Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 akan lebih menekankan pada kebangkitan produk lokal. 

Saat kick of road to Harbolnas 2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Ia menargetkan setidaknya 50 persen dari produk yang dipasarkan adalah karya anak bangsa.

“Terkait dengan capaian Harbolnas di tahun ini memang kami harapkan bisa meningkat terutama khusus untuk produk-produk lokal kita targetkan memang lebih dari 50 persen dari Harbolnas di tahun ini bisa mencapai produk-produk lokal,” tegas Hilmi, Senin, 8 September 2025.


Hilmi juga menilai, melalui Road to Harbolnas, para pelaku usaha memiliki waktu lebih matang untuk mempersiapkan diri. Baik dalam hal promosi, ketersediaan barang, maupun penguatan distribusi. 
“Dari segi pelaku usahanya maupun juga dari platform e-commerce bisa bersiap untuk meningkatkan promosi maupun juga dari sisi ketersediaan barang hingga produk yang akan dijual selama Harbolnas,” jelasnya.

Dengan target transaksi Rp35 triliun, Harbolnas 2025 bukan hanya sekadar pesta belanja, melainkan juga mesin penggerak ekonomi digital yang diharapkan memperkuat pondasi UMKM sekaligus meneguhkan posisi Indonesia di era ekonomi digital global.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya