Berita

Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto (kiri) di Pusat Latihan Tempur Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis, 4 September 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Resmi Ditutup

Latgabma Super Garuda Shield 2025 Bawa Pesan Damai Kawasan

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 05:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Latihan bersama multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025 secara resmi ditutup melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan serempak di Jakarta dan Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis, 4 September 2025.

Acara penutupan utama dipimpin oleh Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto selaku Wakil Direktur Latihan di Pusat Latihan Tempur Baturaja, serta diikuti secara paralel oleh unsur-unsur pasukan dan satuan latihan di Jakarta.

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Wadankodiklat TNI menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas semangat, dedikasi, serta profesionalisme seluruh prajurit TNI dan pasukan multinasional yang terlibat dalam latihan. 


“Latihan ini bukan hanya meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan tempur, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan antar bangsa,” tegasnya.

Selama lebih dari dua minggu pelaksanaan, SGS 2025 melibatkan ribuan prajurit dari TNI dan pasukan dari negara sahabat lainnya. Rangkaian latihan mencakup berbagai materi operasi gabungan, mulai dari latihan tempur bersama, operasi amfibi hingga kegiatan bakti sosial dan diplomasi budaya.

Sebagai bagian dari evaluasi, diselenggarakan After Action Review (AAR) yang diikuti seluruh perwakilan negara peserta. Forum ini menjadi sarana penting untuk menilai pencapaian latihan, mengidentifikasi kelebihan serta hal-hal yang perlu ditingkatkan, sekaligus merumuskan rekomendasi bagi penyelenggaraan latihan di masa mendatang.

Latgabma Super Garuda Shield 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkokoh kerja sama pertahanan, meningkatkan kesiapan militer, serta mempererat persahabatan antar bangsa di kawasan Indo-Pasifik.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya