Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. (Foto: Akun X Erick Thohir)

Politik

BUMN-Bappenas Bahas Kolaborasi Strategis Kembangkan KEK

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 21:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, beserta jajaran, Kamis, 4 September 2025.

Erick menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas peluang kolaborasi strategis, khususnya terkait pengembangan berkelanjutan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai wilayah Indonesia. 

“Dalam pertemuan ini kami membahas peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan berkelanjutan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di beberapa wilayah Indonesia," ujar Erick lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta.


Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan agenda pembangunan nasional dengan transformasi BUMN.

Kementerian BUMN dan Bappenas menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dalam menyukseskan program pembangunan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Sinergi kedua lembaga ini dipandang penting untuk memastikan setiap proyek strategis, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), berjalan sejalan dengan agenda transformasi ekonomi yang dicanangkan pemerintah. 

Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mempercepat pencapaian target Asta Cita Presiden, mulai dari penguatan industri nasional hingga penciptaan lapangan kerja yang merata di berbagai daerah.

“KEK diharapkan menjadi pusat pertumbuhan industri terintegrasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menggerakkan pembangunan regional serta pembukaan lapangan kerja sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tandas Erick.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya