Berita

Tangkapan layar ojol yang terharu mendapat kiriman makanan dari netizen Singapura dan Malaysia (Foto: TikTok)

Nusantara

Driver Ojol Terharu Dapat Kiriman Makanan dari Netizen Singapura dan Malaysia

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 16:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Para pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia dibuat terharu setelah mendapat kiriman makanan dan kebutuhan pokok dari netizen luar negeri, khususnya Singapura dan Malaysia. 

Dukungan ini datang di tengah gelombang aksi protes nasional yang membuat pendapatan mereka menurun drastis.

Dalam sebuah video TikTok yang viral, pengguna akun @aktaasli, seorang pengemudi Grab di Indonesia, menangis haru saat memperlihatkan pesanan makanan dari pelanggan asal Singapura.


“Sejak jalan ditutup, sekolah dan kantor tidak buka, orderan jadi sepi. Tapi ada orang Singapura yang pesan makanan, katanya untuk kami para driver di sini. Saya benar-benar terharu,” ujarnya sambil menyeka air mata, seperti dimuat Asia One, Rabu, 3 September 2025.

Ia menambahkan, beberapa kali ia dan rekan-rekannya menerima pesanan serupa dengan catatan khusus: makanan tidak perlu diantar ke alamat, melainkan dibagikan ke sesama pengemudi atau keluarga mereka.

Momen itu kembali membuatnya menangis ketika ia membagikan minuman kepada teman-temannya. 

“Orang luar negeri peduli sama kita. Mereka kirim makanan, bukan untuk mereka, tapi untuk kami,” ucapnya.

Fenomena ini muncul setelah gelombang protes besar-besaran yang dimulai pada 25 Agustus, dipicu oleh kebijakan kenaikan gaji anggota parlemen. 

Situasi memanas setelah seorang pengemudi ojol muda tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob pada 28 Agustus.

Dukungan netizen lintas negara semakin meluas lewat platform seperti Grab dan Gojek. 

Melalui fitur lokasi, pengguna di luar negeri bisa memesan makanan di Indonesia, lalu meninggalkan catatan agar pesanan dikonsumsi atau dibagikan kepada pengemudi.

Seorang pengguna X bernama Yammi menjelaskan cara memesan makanan via aplikasi. Cukup ubah lokasi ke Indonesia, lalu tulis catatan untuk driver agar makanan dipakai untuk mereka atau orang yang membutuhkan.

Tidak hanya dari Singapura, bantuan juga datang dari Malaysia dan Thailand. Seorang pengemudi lainnya, pengguna TikTok @bangsem, mengatakan bahwa sebagian besar orderan yang ia terima dalam beberapa hari terakhir berasal dari luar negeri.

“Sudah beberapa hari ini terjadi. Sekitar 20 persen orderan yang masuk dari Malaysia. Terima kasih banyak. Saya sampai tidak bisa menahan tangis,” kata dia, dalam video yang telah ditonton lebih dari tiga juta kali.

Unggahan-unggahan serupa memenuhi media sosial, dengan warganet membagikan tangkapan layar pesanan makanan, serta foto pengemudi yang mendistribusikannya. 

Beberapa bahkan menyarankan agar pengguna tetap memberi tip setelah pesanan ditandai selesai.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya