Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama para ojol di Istana Wapres, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025. (Foto: Biro Pers Wakil Presiden)

Politik

Pertemuan Pengemudi Ojol dengan Gibran Patut Dipertanyakan

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 02:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pertemuan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menimbulkan banyak kecurigaan di publik.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono menilai bila pertemuan itu tidak mewakili pengemudi ojol.

“Pertemuan itu patut dipertanyakan, saat ini kami sedang alami kesulitan ekonomi. Jam kerja kami di atas 14 jam dan pemotongan sampai 20-50 persen,” tegas Raden Igun dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 September 2025.


Lanjut dia, pihaknya sejauh ini tetap fokus pada tuntutan utama yaitu potongan biaya aplikasi 10 persen yang terus mendapatkan perlawanan dari korporat aplikator. 

“Kami mempertanyakan keberpihakan Gibran, apakah wapres pro kepada rakyat atau pro kepada pebisnis atau korporat aplikator sehingga lebih memilih menyerap aspirasi korporat,” tegasnya lagi.

Pernyataan Igun bertolak belakang dengan aplikator PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk yang memastikan bahwa salah satu pengemudi ojol dalam pertemuan dengan Wapres Gibran merupakan mitra aktif perusahaan sejak lama. 

“Mohamad Rahman Tohir atau yang akrab disapa Cang Rahman, salah satu peserta dialog yang ramai menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini adalah benar mitra aktif Gojek sejak 2015,” kata Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 September 2025.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya