Berita

Pengemudi ojek online (ojol) yang bertemu Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Setwapres)

Bisnis

Gojek Pastikan Pengemudi yang Bertemu Gibran Mitra Aktif Sejak 2015

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 23:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memastikan bahwa salah satu pengemudi ojek online (ojol) yang hadir dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merupakan mitra aktif perusahaan sejak lama.

Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya, mengatakan pengemudi bernama Mohamad Rahman Tohir atau akrab disapa Cang Rahman telah bergabung sebagai mitra Gojek sejak 2015. 

Penegasan ini disampaikan menyusul maraknya perdebatan di publik mengenai keaslian status para pengemudi yang diundang ke Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Minggu 31 Agustus 2025.


“Mohamad Rahman Tohir atau yang akrab disapa Cang Rahman, salah satu peserta dialog yang ramai menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini adalah benar mitra aktif Gojek sejak 2015,” kata Ade dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 September 2025.

Ia menjelaskan, undangan itu berasal langsung dari Kantor Wakil Presiden yang meminta Gojek dan aplikator lain menghadirkan perwakilan mitra ojol dalam dialog dengan Gibran. 

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi para pengemudi secara langsung.

“Kami mengapresiasi undangan resmi ini karena memastikan yang hadir memang mitra aktif yang setiap hari bekerja, terlibat dalam komunitas, dan dipercaya rekan-rekannya,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, lanjut Ade, para pengemudi menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari dukungan bagi keluarga sesama mitra yang berpulang, solidaritas komunitas, hingga harapan menjaga suasana tetap kondusif di tengah meningkatnya tensi sosial.

“Bagi kami, setiap ruang dialog dengan pemerintah adalah kesempatan berharga. Kami percaya suara tulus para mitra adalah fondasi terkuat untuk mencari solusi bersama demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Meski begitu, pertemuan ini menuai sorotan warganet. Sejumlah pihak mempertanyakan keaslian status para pengemudi yang hadir, menyoroti jaket yang terlihat baru, pemilihan diksi saat berbicara, hingga penggunaan sepatu bermerek.

Dalam video yang diunggah akun resmi @setwapres.ri, salah satu pengemudi mengatakan mereka sempat memberi masukan langsung kepada Wapres. 

Ia mengaku, mata pencaharian para driver terganggu akibat gelombang demonstrasi beberapa hari terakhir, mulai dari menurunnya jumlah penumpang hingga meningkatnya rasa waswas di lapangan. Namun mereka juga mengatakan telah mengimbau pengemudi ojol lain untuk tidak terprovokasi.

“Kami juga sudah memberikan edukasi kepada para taruna di wilayah masing-masing untuk tidak ikut serta atau terpancing isu-isu provokatif mengenai isu-isu unjuk rasa atau demo yang kemarin,” ucapnya.

Pernyataan itu memicu perdebatan publik setelah sang pengemudi menggunakan istilah “taruna” untuk menyebut sesama anggota komunitas driver, yang dicurigai bukan merupakan bagian dari ojek online.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya