Berita

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Pertahanan

Isu Darurat Militer Dibantah Wakil Panglima TNI

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 14:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu mengenai adanya penerapan darurat militer pasca aksi massa yang berujung kericuhan dan penjarahan di berbagai daerah, mendapat bantahan dari Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Ia mengklaim pihaknya solid bersama Polri mengamankan sejumlah wilayah untuk mengantisipasi terjadinya kegaduhan yang berlanjut.

Darurat militer adalah kondisi luar biasa di mana militer mengambil alih sebagian atau seluruh kekuasaan pemerintahan sipil untuk menjaga keamanan dan ketertiban. 


Tandyo menegaskan, TNI taat konstitusi. Ia mengatakan, tak ada rencana mengambil alih menjadi darurat militer dan mempercayakan Polri untuk mengamankan. TNI hanya bersifat membantu.

“Karena itu disampaikan, bahwa yang di depan kan Polri dulu. Polri, baru setelah itu ada kondisi seperti ini ya. Barulah kita jadi satu dengan Polri tidak ada keinginan kita untuk mengambil,” katanya.

Selain itu, Jenderal Tandyo juga membantah isu bahwa TNI melakukan cipta kondisi terkait kerusuhan belakangan.

“Saya kira apa yang kemampuan TNI untuk mencipta kondisi. Kita kan di belakang terus di belakang Polri,” demikian Tandyo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya