Berita

Kondisi Halte Transjakarta yang dibakar pasca unjuk rasa. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Jakarta Rugi Rp51,1 Miliar Akibat Amukan Unjuk Rasa

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kerugian akibat kerusakan fasilitas publik selama aksi unjuk rasa di Jakarta diperkirakan mencapai Rp51,1 miliar. Kerusakan ini mencakup infrastruktur halte Transjakarta, MRT, CCTV, dan lainnya.

Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota DKI Jakarta yang membahas perkembangan terkini di ibu kota, Senin, 1 September 2025.

Dampak kerusakan tersebut yakni pada 22 halte Transjakarta, baik halte BRT dan non-BRT. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam halte terbakar dan dijarah, sementara 16 halte lainnya mengalami kerusakan seperti kaca pecah dan vandalisme. Selain itu, satu pintu tol juga terdampak aksi.


"Mengenai estimasi kerugian, kerusakan infrastruktur untuk MRT Jakarta sebesar Rp3,3 miliar. Transjakarta kurang lebih Rp41,6 miliar. Kemudian kerusakan CCTV infrastruktur, lainnya Rp5,5 miliar. Sehingga total kerusakan ada Rp 51,1 miliar," ujar Pramono.

Pramono menjelaskan, pembersihan seluruh halte yang rusak sudah dimulai sejak Sabtu lalu. Ia juga menyebut, Pemprov DKI akan segera melakukan perbaikan seluruh halte yang terdampak aksi unjuk rasa ini.

Pram menargetkan perbaikan halte Transjakarta dan stasiun MRT akan rampung pada 8-9 September 2025 mendatang. Sedangkan terkait pendanaan perbaikan, Pramono mengatakan akan menggunakan dana kontinjensi.

"Kami sudah meminta izin kepada Kajati untuk dilakukan pendampingan, tentunya untuk itu yang digunakan adalah dana kontinjensi," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa per 1 September pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan Transjabodetabek di 14 koridor sudah beroperasi normal.

"Memang ada sedikit hambatan tetapi kami yakin sekarang ini pasti sudah normal," kata dia.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan kembali bahwa layanan transportasi baik Transjakarta maupun MRT berlaku gratis selama 31 Agustus-7 September 2025 seiring dengan perbaikan yang dilakukan. 

Sedangkan dana subsidi yang digunakan untuk layanan gratis transportasi selama sepekan tersebut sekitar Rp18 miliar.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya