Berita

Anggota DPR Fraksi PDIP Said Abdullah. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP akan Putuskan Nasib Sadarestuwati dan Deddy Sitorus

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 12:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai perihal Anggota DPR RI Fraksi PDIP Sadarestuwati dan Deddy Sitorus yang turut menjadi sorotan warganet. 

Sadarestuwati disorot lantaran ikut joget-joget di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD bersama Anggota DPR RI Fraksi PAN Surya Utama alias Uya Kuya hingga Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio pada Jumat 15 Agustus 2025.

Sedangkan Deddy Sitorus ramai diperbincangkan lantaran dianggap membandingkan DPR dengan rakyat jelata. Video pernyataan Deddy tersebut merupakan potongan di salah satu TV swasta nasional. 


Dua legislator PDIP itu didesak untuk dinonaktifkan dari keanggotaan DPR RI sebagaimana dilakukan Fraksi PAN, Nasdem, hingga Golkar. 

“Menyangkut hal-hal yang seperti disebutkan tadi Pak Deddy Sitorus, Sadarestuwati, maka menurut hemat kami dari sisi fraksi PDI Perjuangan, dengan kedaulatan dan otonomi yang kami miliki berilah kesempatan DPP partai,“ kata Anggota DPR Fraksi PDIP Said Abdullah 

Namun demikian, Said berharap apa yang disampaikan oleh Sadarestuwati maupun Deddy Sitorus secara etik harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. 

“(Agar) dapat mempergunakan diksi atau frasa yang menimbulkan empati dan simpati kepada rakyat,” kata Said. 

Lebih jauh, Said menyebut bahwa hingga saat ini DPP PDIP belum menentukan sikap terkait Sadarestuwati dan Deddy Sitorus tersebut. 

Sebab, Said meyakini bahwa DPP PDIP akan melihat secara holistik dugaan pelanggaran etik kedua Legislator Banteng tersebut. 

"Seperti Ibu Sadarestuwati, ya sama dengan terlalu banyak lah yang berjoget,  ketika acara yang sesungguhnya acaranya sudah selesai, cuma ingin menunjukkan kebhinekaan diputarlah lagu dari daerah timur kan itu saja,” kata Said.

Kendati demikian, Said atas nama Fraksi PDIP memohon maaf kepada semua pihak dan rakyat Indonesia jika Sadrestuwati dan Deddy Sitorus melakukan kekhilafan. 

“Saya sebagai anggota fraksi PDI Perjuangan atas nama Pak Deddy Sitorus Ibu Sadarestuwati, sungguh-sungguh minta maaf jika kemudian ada kesalahan, kekhilafan, yang dilakukan oleh Pak Deddy dan Ibu Sadarestu, dengan segala kerendahan hati kami minta maaf,” pungkas Said.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya