Berita

Latihan menembak reaksi Close Multiple Moving Shoot (CMMS) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Pasukan Khusus TNI dan USSOF Gelar Latihan Menembak CMMS di Baturaja

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 01:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pasukan Khusus TNI dari Sat 81 Kopassus dan Sat Bravo 90 Kopasgat bersama United States Special Operations Forces (USSOF) Special Tactics Team (STT) melaksanakan latihan menembak reaksi Close Multiple Moving Shoot (CMMS) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu, 30 Agustus 2025.
 
Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025, latihan ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Gabungan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025.
 
Latihan menghadirkan kerja sama strategis berbagai negara untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, serta kesiapsiagaan pasukan khusus dalam menghadapi beragam skenario pertempuran modern.
 

 
Materi menembak reaksi CMMS dirancang untuk mengasah kecepatan, ketepatan, serta koordinasi antar personel dalam menghadapi sasaran bergerak secara dinamis. Dalam latihan ini, setiap prajurit dituntut untuk tetap fokus, disiplin, dan mampu merespons secara instan sesuai kondisi taktis di lapangan. 
 
Selain menjadi ajang peningkatan keterampilan teknis, latihan ini juga mencerminkan komitmen TNI dan USSOF dalam mempererat hubungan pertahanan, memperkuat kerja sama militer, serta mewujudkan stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya