Berita

Demonstran membobol pagar besi bagian samping Gedung DPR RI, Jumat malam,29 Agustus 2025 (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Nusantara

Pendemo yang Bertahan di Depan Gedung DPR Mulai Berkurang

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Massa demonstrasi terlihat masih bertahan di kawasan depan Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta hingga Sabtu pagi, 30 Agustus 2025, meskipun jumlahnya mulai berkurang. 

Sebagian di antara mereka terus meneriakkan yel-yel kebencian terhadap apparat. 

Nampak pasukan kepolisian terus berjaga di belakang pagar DPR. 


Pukul 05.00 WIB beberapa pengunjuk rasa masih sesekali melemparkan petasan ke barisan polisi. Polisi di pagar sisi barat gerbang Utama DPR sesekali menembakkan gas air mata ke demonstran. 

Pukul 06.00 WIB, sebagian massa aksi yang masih berada di lokasi menutup jalan dengan pohon tumbang. Pengunjuk rasa juga masih melempari aparat dengan batu. Kendaraan yang melintas pun harus memutar balik.

Aksi yang berlangsung sejak Kamis 28 Agustus 2025, semakin anarkis setelah tragedi kendaraan taktis (rantis) Brimob menewaskan seorang driver ojek online. Massa melakukan pembakaran gedung dan halte. Bahkan, aksi penjarahan juga terjadi di sekitaran Pasar Senen dan Kwitang.

Pagar Gedung DPR juga mengalami kerusakan setelah dijebol. Pohon di sekitaran halaman depan Gedung DPR juga ditumbangkan. 

Gerbang Tol Pejompongan yang berada di depan gedung DPR juga hangus dilalap api.

Akibat demo anarkis ini layanan TransJakarta pun dihentikan atau tidak beroperasi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya