Berita

Masyarakat asyik mengisi waktu luang di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. (Foto: Dokumentasi Polda Riau)

Presisi

LAMR Puji Polda Riau Jernihkan Air Sungai Kuantan

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sungai Batang Kuantan di kawasan Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi kembali jernih setelah lama tercemar akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Normalisasi ini tak lepas dari peran Polda Riau dalam operasi pemberantasan PETI.

"Patut kita apresiasi kerja Polda Riau ini. Air Sungai Kuantan kembali jernih dan menjadi tempat bermain warga setempat,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil di Riau, Kamis, 28 Agustus 2025.


Kini, Sungai Batang Kuantan terlihat lebih jernih. Terlihat ikan-ikan kecil kembali muncul di antara bebatuan. Kawasan budaya Pacu Jalur yang selama dua dekade terakhir terganggu, kini juga tampak hidup kembali.

Menurut Datuk Seri Taufik, keberhasilan itu bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan juga menyelamatkan budaya dan identitas Melayu. 

"Air sungai adalah cermin kehidupan orang Melayu. Jika sungai rusak, budaya ikut rusak. Alhamdulillah, Sungai Kuantan kini kembali jernih,” tambahnya.

Polda Riau mencatat sebanyak 234 unit dompeng dimusnahkan dari 52 titik lokasi PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan. 

Dari tujuh laporan polisi yang diproses, 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Operasi ini juga difokuskan di Kuansing menjelang Festival Pacu Jalur untuk memastikan sungai benar-benar steril dari tambang ilegal. 

Selain penindakan, Polda Riau juga menyiapkan langkah edukatif dengan memberikan pelatihan alternatif mata pencaharian, seperti pertanian dan peternakan, agar masyarakat tidak lagi bergantung pada aktivitas PETI.

LAMR menegaskan apa yang dilakukan Polda Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Herry Heryawan punya nilai ekologis sekaligus budaya. Sungai yang bersih akan menjaga keberlangsungan Pacu Jalur sebagai event budaya terbesar di Riau. 

"Ini bukan hanya menyelamatkan ekosistem, tetapi juga menyelamatkan marwah orang Melayu,” tegas Datuk Seri Taufik.

Apresiasi turut disampaikan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby. Menurutnya, kerja keras Polda Riau telah memberikan hasil nyata bagi masyarakat Kuansing.

"Ini bukti nyata kerja keras kepolisian untuk lingkungan dan budaya. Kini Sungai Kuantan kembali menjadi kebanggaan masyarakat. Anak-anak berenang, ikan kembali hidup, wisatawan berdatangan, dan budaya Pacu Jalur kembali bermakna," ujar Suhardiman.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya