Berita

Susan Monarez saat memberikan kesaksian di hadapan Komite Bantuan Senat di Gedung Capitol, Washington, Rabu, 25 Juni 2025 (Foto: Associated Press/J. Scott Applewhite)

Dunia

Direktur CDC Susan Monarez Dipecat Setelah Berselisih dengan Menkes

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Susan Monarez, dipecat hanya sebulan setelah menjabat.

Kabar kepergian Monarez diumumkan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) pada Rabu, 27 Agustus 2025, memicu gelombang pengunduran diri beberapa pejabat senior CDC.

“Susan Monarez tidak lagi menjabat sebagai direktur CDC. Kami berterima kasih atas dedikasinya bagi rakyat Amerika,” tulis HHS dalam pernyataannya, dikutip dari The Guardian, Kamis 28 Agustus 2025.


HHS tidak menjelaskan alasan pemecatan Monarez. Namun, menurut laporan Washington Post dan New York Times, hal itu karena Monarez disebut berselisih dengan Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr.. Perpecahan ini diduga terjadi karena Monarez menolak mendukung penuh perubahan kebijakan vaksin Covid-19 yang diusulkan pemerintahan Trump.

Tak lama setelah pemecatan Monarez, tiga pejabat senior CDC ikut mundur. Salah satunya, Dr. Demetre Daskalakis, direktur Pusat Nasional untuk Imunisasi dan Penyakit Pernapasan.

“Saya tidak dapat lagi menjalankan peran ini karena terus berlanjutnya penggunaan senjata kesehatan masyarakat," tulis Daskalakis dalam email perpisahan kepada rekan-rekannya.

Hal serupa juga disampaikan Dr. Deb Houry, Kepala Staf Medis CDC, yang memilih pensiun dini.

“Perubahan yang terus-menerus menghalangi saya untuk melanjutkan pekerjaan saya sebagai pemimpin lembaga ini. Ilmu pengetahuan tidak boleh disensor atau tunduk pada interpretasi politik," ujarnya.

Selain mereka, Daniel Jernigan, pimpinan Pusat Penyakit Menular Zoonosis Baru, juga ikut keluar dari CDC.

Monarez, 50 tahun, menjadi direktur ke-21 CDC dan merupakan direktur pertama yang lolos konfirmasi Senat setelah undang-undang baru disahkan pada 2023. 

Ia dilantik pada 31 Juli 2025, menjadikannya direktur dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah CDC yang berdiri sejak 79 tahun lalu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya