Berita

Mobil dinas yang ditumpangi Lurah Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Muhammad Sidik, dan sopirnya, Asep Yudiana menjadi sasaran amuk massa saat melintas di Jalan KS Tubun, Jakarta (Foto: Media sosial)

Politik

Mobil Dinas Lurah Manggarai Selatan Hancur oleh Pendemo

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Demontrasi massa di Gedung DPR-MPR yang berujung ricuh menyisakan rasa takut bagi Lurah Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Muhammad Sidik, dan sopirnya, Asep Yudiana.

Keduanya menjadi sasaran amuk massa saat mobil pelat merah yang ditumpangi melintas di Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat pada Senin, 25 Agustus 2025 malam pukul 18.30 WIB.

"Benar adanya kejadian tersebut," kata Camat Tebet Dyan Airlangga kepada wartawan, Selasa, 26 Agustus 2025.


Kejadian bermula ketika Sidik dan sopirnya sedang menaiki kendaraan dinas berpelat merah dari kantor kelurahan menuju rumahnya di Tanah Abang Dalam.

Asep kemudian mengarahkan mobil untuk sampai di Bundaran Slipi.  Tiba-tiba serombongan orang mengadang mobil tersebut. Salah seorang  memprovokasi bahwa mobil itu merupakan anggota dewan.

Mobil yang ditumpangi Sidik dan sopirnya langsung jadi bulan-bulanan massa.

"Ketika kejadian itu, Lurah sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Nah, ketika di lokasi tersebut, ternyata masih banyak pendemo, dan kejadiannya begitu cepat. Jadi, langsung (kena sasaran)  karena plat merah,  gitu sih," kata Dyan.

Saat massa mulai mengamuk dan melenpari  mobil dengan benda-benda,  sopir meminta Sidik keluar demi keselamatan.

Sidik sudah berupaya menenangkan pendeno dengan mengatakan bahwa mereka adalah aparat dari kelurahan,  namun tetap saja massa  memukul dan merusak mobil itu.

Penganiayaan juga dialami oleh Asep sopit Sidik, dan akhirnya keduanya berlari ke suatu gang untuk menyelamatkan diri dan dilindungi oleh warga.

Dari peristiwa ini Lurah Sidik mengalami kerugian, yakni mobil dinas hancur serta dua ponsel seharga Rp25 juta, dompet, dan barang pribadi hilang di dalam mobil., sementara Sidik dalam keadaan sehat

"Alhamdulillah, sehat, aman," jelas Dyan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya