Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

Dunia

Netanyahu Tetap Okupasi Gaza Meski Hamas Setuju Gencatan Senjata

MINGGU, 24 AGUSTUS 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan tetap menduduki Gaza meskipun Hamas telah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan.

Dalam wawancara dengan Sky News Australia, Netanyahu menyatakan operasi militer Israel di Gaza akan terus berlanjut hingga semua tujuan tercapai.

"Kami hampir mengakhiri perang di Gaza. Kami akan terus mengendalikan Gaza, meskipun Hamas menyetujui perjanjian gencatan senjata di menit-menit terakhir,” ujar Netanyahu, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu, 24 Agustus 2025.


Ia menegaskan bahwa perang dapat segera berakhir jika Hamas menyerah tanpa syarat.

“Perang bisa berakhir hari ini jika Hamas meletakkan senjatanya dan membebaskan sandera yang tersisa,” kata dia.

Netanyahu kembali menekankan bahwa tujuan Israel adalah membebaskan semua tawanan, melucuti kekuatan militer Hamas, serta menghancurkan basis pertahanan terakhir kelompok tersebut.

Menurutnya, langkah itu penting demi menciptakan perdamaian abadi.

“Tujuan saya bukanlah menduduki Gaza, tetapi untuk memberinya dan Israel masa depan yang berbeda, dan saya yakin kita hampir mencapainya,” klaimnya.

Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu juga menyebut bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dukungan penuh terhadap operasi militer Israel di Gaza. 

Dukungan ini, menurutnya, krusial untuk melegitimasi langkah Israel menguasai Kota Gaza demi melenyapkan Hamas.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya