Berita

Penerbangan perdana Pelita Air menggunakan avtur berbahan minyak jelantah di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Rabu, 20 Agustus 2025. (Foto: Dok Pertamina)

Bisnis

Pertamina Luncurkan Penerbangan Perdana Pelita Air Pakai Avtur Minyak Jelantah

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 18:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelita Air resmi melakukan penerbangan perdana menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan baku used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah rute Jakarta-Bali di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025. 

”Pertamina SAF telah mengantongi sertifikat International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) sesuai standar Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) dari mulai pengumpulan UCO-nya, fasilitas produksi di kilang, sampai fasilitas transportasi/distribusi SAF,” kata Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Peluncuran penerbangan perdana SAF dari minyak jelantah turut dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah dan jajaran Pertamina Group, di antaranya Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto; Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno.


Hadir pula Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana; Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Odo R.M. Manuhutu; Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kemensesneg, Yuli Harsono, dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa.

Pertamina SAF juga sudah tersertifikasi Renewable Energy Directive European Union (RED EU). Seluruh sertifikasi yang diperoleh merupakan bukti rantai pasok Pertamina SAF telah memenuhi standar keberlanjutan global, serta dapat digunakan dalam penerbangan internasional. 

“Pertamina SAF menandai tonggak awal pengembangan bisnis masa depan Pertamina dan Indonesia," sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan stakeholder yang telah mendukung Pertamina SAF, termasuk masyarakat yang ikut andil dalam mengumpulkan minyak jelantah.

“Semoga SAF ini bisa juga digunakan oleh maskapai lain baik domestik, maupun internasional,” ucap Iriawan. 

Peluncuran ini juga dihadiri Senior Director of Oil, Gas, & Petrochemical PT Danantara Asset Management (Persero), Wiko Migantoro; Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara; Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra; Dirut PT Kilang Pertamina Internasional, Taufik Aditiyawarman; dan Dirut PT Pelita Air Service Dendy Kurniawan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya