Berita

Prof. Bustanul Arifin. (Foto: YouTube Forum Insan Cita)

Nusantara

Prof. Bustanul Arifin:

Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Perut

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 03:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat Indonesia sering terjebak pada pembahasan soal ketahanan pangan yang hanya fokus pada pemberian makan atau urusan perut semata.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) Prof. Bustanul Arifin membantah paradigma tersebut. 

"Kita sering terjebak membahas ketahanan pangan itu hanya urusan perut. Salah! Ketahanan pangan adalah urusan otak. Adalah kualitas gizi yang masuk ke cara pandang masyarakat," kata Bustanul dalam diskusi bertajuk ‘Bagaimana Kondisi, Pencapaian dan Tantangan Sosial-Ekonomi Indonesia Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka’ yang diselenggarakan Forum Insan Cita secara virtual, Senin malam, 18 Agustus 2025. 


Menurut dia, program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum mengatasi masalah gizi anak-anak Indonesia yang masih rendah. 

Oleh sebab itu, definisi ketahanan pangan harus berorientasi pada mencerdaskan anak bangsa agar memiliki SDM unggul dan berdaya saing tinggi.

"Kalau anak tidak bergizi, apakah dengan MBG selesai? Kalau anak tidak bergizi, bagaimana bisa berdaya saing bangsa ini?” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya