Berita

Bendera Jepang dan Korsel. (Foto: fibrefashion.com)

Bisnis

Indonesia Harus Belajar Lompatan Ekonomi dari Jepang dan Korsel

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 23:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jepang dan Korea Selatan menjadi negara industri yang maju dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Padahal kedua negara ini pada 1945 sama-sama mengalami kehancuran.   

“Kita tahu, 1945 itu tahun revolusi dan beberapa negara ada yang mempunyai catatan sejarah sama-sama merdeka di tahun 1945, atau infrastrukturnya sama rusaknya dengan Indonesia di tahun 1945, contohnya Jepang dan Korea,” kata Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya Dr. Nurul Badriyah dalam diskusi bertajuk ‘Bagaimana Kondisi, Pencapaian dan Tantangan Sosial-Ekonomi Indonesia Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka’ yang diselenggarakan Forum Insan Cita secara virtual, Senin malam, 18 Agustus 2025.

“Kurang apa Hiroshima dan Nagasaki itu sama-sama hancur, lebur, mengalami kerusakan setelah bom atom diledakkan di dua kota. Itu di Jepang itu tidak perlu diragukan lagi,” sambungnya.


Lanjut dia, Indonesia harus mencontoh Jepang dan Korea Selatan untuk bisa bangkit menjadi negara ekonomi maju di dunia.

“(Jepang dan Korea) sama-sama negara yang terburuk di 1945 tapi kemudian bisa tumbuh besar sampai mengalahkan, mengalami lompatan ekonomi yang tinggi, kita harus belajar,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya