Berita

Anggota Komisi V DPR Novita Wijayanti. (Foto: Dok Gerindra)

Politik

Legislator Gerindra: Tanggap Bencana Poso Bukti Pentingnya Sinergi BMKG dan Basarnas

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia diwarnai duka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. 

Gempa yang terjadi di daratan, 18 km barat laut Poso pada Minggu 17 Agustus 2025 itu, mengakibatkan puluhan warga luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, serta puluhan rumah dan bangunan ibadah mengalami kerusakan.

Menanggapi peristiwa ini, Anggota Komisi V DPR Novita Wijayanti, menyampaikan rasa prihatin dan dukacita mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak


“Gempa yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ini adalah ujian bagi kita semua. Di balik peristiwa ini, kita kembali diingatkan bahwa tanggap darurat bencana harus menjadi prioritas utama,” ujar Novita kepada wartawan di Jakarta, Senin 18 Agustus 2025.

Novita mengapresiasi langkah cepat BMKG dalam memberikan informasi gempa dan peringatan dini kepada masyarakat, serta kesiapan Basarnas dalam melakukan evakuasi dan penyelamatan korban di lapangan. 

"Kecepatan informasi dan respons adalah kunci dalam meminimalisir jatuhnya korban jiwa," katanya.

Selain langkah darurat, Novita menegaskan pentingnya membangun infrastruktur yang tangguh bencana. Ia menyebut, banyak fasilitas publik seperti sekolah, rumah ibadah, hingga rumah warga di daerah rawan gempa masih belum memiliki standar ketahanan gempa yang memadai. 

“Komisi V akan mendorong perbaikan infrastruktur kritis agar masyarakat di daerah rawan bencana bisa lebih terlindungi. Jalan, jembatan, rumah sakit, sekolah, semua harus dipastikan aman,” tuturnya.

Legislator Partai Gerindra itu mengajak masyarakat Poso untuk tetap tenang, waspada, dan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BNPB. 

Ia juga memastikan bahwa Fraksi Partai Gerindra akan terus mengawal upaya pemerintah dalam penyaluran bantuan, pemulihan infrastruktur, dan peningkatan sistem tanggap bencana nasional.

“Momentum kemerdekaan ini harus menjadi pengingat bahwa negara hadir untuk melindungi seluruh rakyatnya, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” demikian Novita.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya