Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Harga Minyak Turun di Awal Pekan

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melemah tipis pada awal perdagangan Asia, Senin 18 Agustus 2025.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 32 sen atau 0,49 persen menjadi 65,53 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 23 sen ke posisi 62,57 Dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi setelah Amerika Serikat (AS) tidak menambah tekanan kepada Rusia terkait perang di Ukraina. 


Banyak pihak sebelumnya memperkirakan Washington akan mengambil langkah baru untuk menghambat ekspor minyak Rusia setelah pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, Jumat lalu.

Namun, Trump justru terlihat lebih sejalan dengan Moskow dalam mencari kesepakatan damai langsung, bukan gencatan senjata sementara.

Analis energi dari RBC Capital, Helima Croft, menyebut salah satu opsi yang sempat dipertimbangkan adalah tarif sekunder yang menargetkan negara-negara besar pengimpor energi Rusia, seperti China. Tapi Trump memberi sinyal bahwa rencana itu ditunda.

“Untuk saat ini, status quo masih bertahan,” tulis Croft. 

Ia menambahkan, Rusia tidak akan mundur dari tuntutan wilayahnya, sementara Ukraina dan sejumlah pemimpin Eropa menolak kesepakatan damai yang membuat Kiev kehilangan wilayah.

Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para pemimpin Eropa pada Senin ini, untuk mencoba mencapai perjanjian damai cepat guna mengakhiri perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya