Berita

Bursa Efek Indonesia BEI (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nilai Transaksi Harian BEI Periode 11-15 Agustus 2025 Capai Rp21,32 Triliun

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan lalu atau pada periode 11-15 Agustus 2025, untuk rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) mencapai Rp21,32 triliun.

Angka ini melonjak 24,9 persen dibandingkan sepekan sebelumnya senilai Rp17,07 triliun per hari.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin 18 Agustus 2025, rata-rata volume transaksi harian selama sepekan tersebut sebanyak 35,88 miliar saham atau melesat 19,56 persen dibandingkan sepekan sebelumnya yang hanya 30,01 miliar saham per hari.


Kinerja positif perdagangan saham selama sepekan terakhir juga terjadi pada data rata-rata frekuensi transaksi harian yang mengalami kenaikan 6,12 persen menjadi 2,08 juta kali dari 1,96 juta kali transaksi per hari pada sepekan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat 15 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 7.898 atau mengalami peningkatan signifikan 4,84 persen dibandingkan saat penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya yang berada pada posisi 7.533.

Selama sepekan terakhir, IHSG sempat bermain di atas level psikologis 8.000 dan bahkan di perdagangan Jumat sempat menyentuh 8.017 yang merupakan level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH), meski akhirnya ditutup pada level 7.898.

Dengan posisi IHSG yang berada di level 7.898, maka nilai kapitalisasi pasar (market cap) di BEI mencapai Rp14.247 triliun atau melambung 5,11 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan pekansebelumnya atau Jumat 8 Agustus 2025 yang tercatat sebesar Rp13.555 triliun.

Untuk sepanjang tahun ini yang berakhir 15 Agustus 2025, bursa saham domestik masih mencatatkan net foreign sell Rp55,18 triliun.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya