Berita

Munir Kartono (kedua dari kanan) bersama warga memasang umbul-umbul merah putih dalam rangka menyambut HUTke-80 RI. (Foto: Dokumentasi Densus 88 Polri)

Nusantara

Mantan Napi Teroris: Dirgahayu Indonesiaku

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 02:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kekhawatiran mantan narapidana teroris Munir Kartono tidak terbukti. Setelah bebas menjalani hukuman lima tahun penjara, sosok yang dulu terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ini mengaku diterima masyarakat dan bisa aktif melakukan kegiatan bersama warga lainnya.

"Saya pikir saat pulang akan menjadi musuh masyarakat karena kejahatan yang sudah dilakukan. Tapi seiring perjalanan waktu, semua pihak seperti mendukung saya untuk memperbaiki diri," kata Munir dalam sebuah video pendek yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025. 

Penerimaan masyarakat terhadap Munir yang kini tinggal di Desa Cicadas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, sangat terasa saat momen Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Ia bersama warga menyiapkan kebutuhan termasuk memasang bendera merah putih.


Munir berterima kasih karena telah diberikan kesempatan kedua. Ia sangat berharap tidak ada lagi warga negara yang menempuh jalan seperti dirinya, dan tidak ada lagi aksi terorisme di Indonesia.

"Dirgahayu negeriku, dirgahayu bangsaku, Dirgahayu ke-80 Indonesiaku," ucap Munir.

Sekdes Cicadas Irjad Sudrajat mengatakan Munir telah menjalani pembinaan oleh warga sejak tahun 2020. Ia kini aktif di berbagai macam kegiatan kemasyarakatan maupun organisasi, salah satunya menjadi pengurus perpustakaan.

"Alhamdulillah dengan berjalannya waktu Pak Munir sudah kooperatif sekali, berbaur dengan masyarakat, dan sekarang ada kegitan tujuhbelasan membantu memasang bendera," kata Ketua RW 17 Cicadas Wageyono.

"Pesan untuk Munir jadilah orang baik. Ingat Munir ya, jangan nakal lagi," kata Dit Idensos Densus 88 Polri, AKBP Vanggivantozy Praduga Satria.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya