Berita

(Foto: Dok. Pelita Air)

Bisnis

Pelita Air Beri Diskon Hingga Rp808.000 Untuk Penerbangan Domestik dan Internasional

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 17:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelita Air terus memperkuat sayapnya di industri penerbangan nasional. Awal Agustus ini, maskapai tersebut resmi menerima pesawat ke-14 dalam armadanya, membawa kabar segar bagi penumpang yang menantikan layanan lebih luas dan modern.

Selain menghadirkan pesawat baru, Pelita Air turut bersiap membuka rute internasional pertamanya menuju Singapura. 

Pembukaan rute Singapura ini menjadi langkah strategis Pelita Air dalam memperluas konektivitas dan menarik minat wisatawan mancanegara.


Dengan rute ini, wisatawan Indonesia dapat menikmati akses cepat ke pusat bisnis dan wisata Asia Tenggara, sementara turis asing akan lebih mudah menjelajahi destinasi unggulan nusantara seperti Bali, Lombok, dan Sorong. 

Dalam semangat merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pelita Air menghadirkan kejutan manis bagi para penumpang setianya. 

Maskapai ini resmi meluncurkan promo spesial bertajuk "Merdeka SurPRICE" dengan potongan harga fantastis hingga Rp808.000 untuk pembelian tiket pesawat pulang-pergi (PP).

Moch Taufik Syakrilillah, seorang traveler, influencer dan penggiat aviasi sejak tahun 2020, menyampaikan antusiasnya terhadap promo baru Pelita Air dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia. 

“Karena 17 Agustus ini kan cuma setahun sekali, wajib banget ada promo besar-besaran buat menyambut kemerdekaan. Kalau diskonnya besar, why not untuk ikutan nge-war,” kata Taufik kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 16 Agustus 2025.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menambahkan, Pertamina mendorong jajaran group untuk memberikan layanan terbaik yang berdampak bagi masyarakat. 

Menurutnya, program promo Pelita Air ini juga bagian dari apresiasi kepada masyarakat dan dukungan terhadap pariwisata nasional.

“Momentum kemerdekaan menjadi waktu yang tepat bagi Pertamina Group, melalui Pelita Air, untuk mengajak masyarakat menjelajahi Indonesia dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau,” pungkas Fadjar.

Promo ini berlaku untuk semua rute domestik (kecuali Yogyakarta dan Palembang) dan rute internasional yaitu Singapura. 

Caranya cukup pesan tiket melalui website atau aplikasi mobile Pelita Air pada 17 Agustus 2025, dan nikmati penerbangan impian pada periode 1 September-28 Oktober 2025.

Bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin mengeksplor keindahan alam, kuliner, dan budaya Indonesia, inilah saat yang tepat untuk merencanakan liburan. 

Mulai dari pesona Bali, kehangatan Lombok, hingga keindahan kota-kota besar di Indonesia.  semua bisa dinikmati dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya