Berita

Ilustrasi (Foto: CNBC)

Bisnis

IHSG Berpeluang Tembus 8.000 dalam Waktu Dekat

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 12:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mencetak rekor baru dengan menembus level psikologis di atas 8.000 dalam waktu dekat. 

Sinyal penguatan pasar ini ditopang derasnya aliran dana asing yang masuk, ditambah sentimen global yang mendukung.

Pada perdagangan Jumat 15 Agustus 2025, IHSG sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi ke level 8.017 pada pukul 10.29 WIB, bertepatan dengan mulainya pidato kenegaraan perdana Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI.


Namun menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, IHSG ditutup 7.898,38 atau melemah 0,41 persen dibanding hari sebelumnya

Penggiat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, mengungkapkan lonjakan sebelumnya didorong oleh masuknya dana asing yang dalam sepekan terakhir tercatat mencapai Rp4,8 triliun.

“Selain arus dana asing, ada sinyal dovish dari kebijakan suku bunga The Fed ke depan,” kata Reydi kepada RMOL pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Ia menambahkan, momentum kenaikan IHSG juga dipicu oleh periode rebalancing MSCI, di mana sejumlah saham unggulan berhasil masuk indeks tersebut. Kondisi ini sempat mengangkat harga saham dan menopang laju IHSG.

Meski begitu, Reydi menilai kenaikan ke atas level 8.000 kemungkinan akan didahului koreksi sehat. 

“Secara euforia jangka pendek, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan di atas 8.000, namun perlu konfirmasi dari keberlanjutan volume net buy asing,” jelasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya