Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Eropa Ambruk Jelang Pertemuan Trump-Putin

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa jatuh dari level tertinggi, seiring penurunan saham sektor teknologi dan keuangan

Investor saat ini tengah memantau pertemuan penting antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin  di Alaska. 

Pertemuan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penyelesaian konflik di Ukraina.


Trump menyatakan tidak akan bernegosiasi atas nama Ukraina dan akan membiarkan Kyiv memutuskan sendiri apakah ingin melakukan pertukaran wilayah dengan Rusia.

Analis dari Jefferies mengatakan bahwa setiap kemajuan menuju de-eskalasi konflik dapat menguntungkan sektor konsumsi, konstruksi, material, dan sektor pertumbuhan lainnya yang selama ini kurang diminati di Eropa.

Saham sektor kedirgantaraan dan pertahanan melemah 0,8 persen menjelang pertemuan tersebut.

Dikutip dari Reuters, indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 ditutup turun 0,1 persen pada pada penutupan pedagangan Jumat 15 Agustus 2025 waktu setempat. Indeks itu sempat menyentuh level tertinggi hampir lima bulan pada sesi perdagangan sebelumnya. 

Indeks DAX Jerman jatuh 0,07 persen ke titik 24.359. Sedangkan Indeks FTSE Inggris menyusut 0,42 persen ke level 9.138.

Saham teknologi turun 0,6 persen, menjadi penekan bagi indeks Eropa. 

ASML , pemasok peralatan pembuat chip komputer terbesar di dunia, turun 1 persen setelah perusahaan sejenis dari AS, Applied Materials, memangkas proyeksi laba kuartal keempat akibat lemahnya permintaan di China dan ketidakpastian tarif.

Saham sektor kesehatan, yang sepanjang tahun ini tertekan oleh ketidakpastian terkait tarif obat yang digagas Trump, berada di jalur pemulihan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya