Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto:TV Parlemen)

Politik

Prabowo Kenang Jasa Soekarno hingga Jokowi dalam Membangun Bangsa

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada seluruh presiden Republik Indonesia atas kontribusi mereka dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan memajukan negara.

Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Prabowo mengatakan bahwa setiap presiden meninggalkan warisan penting bagi bangsa.

"Para pendahulu saya, Presiden Republik Indonesia pertama hingga Presiden RI ke-7, bekerja keras membangun bangsa Indonesia. Bekerja keras untuk mewujudkan bangsa yang adil dan makmur," katanya pada Jumat, 15 Agustus 2025.


Ia menyebut Presiden Soekarno telah memimpin perjuangan mempertahankan keutuhan NKRI di tengah intervensi asing.

"Di tengah berbagai intervensi dan invasi dari negara-negara asing. Presiden Soekarno juga berhasil mengintegrasikan irian barat ke dalam NKRI," tuturnya.

Presiden Soeharto, lanjutnya, berhasil membangun ekonomi merata dari Sabang sampai Merauke, hingga mewujudkan swasembada pangan.

"Presiden Soeharto berhasil mewujudkan swasembada pangan, dan meletakkan dasar-dasar industrialisasi ekonomi dan menurunkan kemiskinan ekstrem," tuturnya.

Selanjutnya, Prabowo juga menilai Presiden BJ Habibie membawa Indonesia ke arah teknologi tinggi dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah krisis multidimensi 1998. 

Sementara Presiden Abdurrahman Wahid, menurutnya, telah berkontribusi dalam memperkokoh kerukunan antaragama, suku, dan ras di Indonesia.

"Sehingga jati diri bangsa indonesia, bangsa majemuk, menjaga keharmonisan, dan terbentuk secara kuat dan kokoh," imbuhnya.

Tak hanya itu, ia juga memuji Presiden Megawati Soekarnoputri yang dinilai berhasil memulihkan ekonomi pasca krisis moneter, menyelesaikan ribuan kasus perusahaan yang kolaps, melaksanakan pemilu langsung pertama, hingga memperkuat lembaga negara. 

Kepala negara itu juga memuji kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mampu mengatasi ancaman krisis global 2008.

"Presiden SBY, mengatasi kerawanan ekonomi karena kondisi keuangan dunia 2008. Berhasil menyelesaikan konflik Aceh, dan meletakkan dasar yang kuat untuk pembangunan ekonomi yang adil, merata dan terencana," tuturnya.

Terakhir, Prabowo juga memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membangun berbagai infrastruktur strategis, memimpin negara di masa pandemi Covid-19 hingga pemulihan. Juga merintis pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dan memulai hilirisasi sumber daya alam.

"Seluruh presiden terdahulu saya, bersama pemerintah yang mereka pimpin berupaya mewujudkan indonesia yg lebih dekat dengan cita-cita kemerdekaan kita, yaitu negara yang merdeka, berdaulat adil dan makmur," tandasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya