Berita

Presiden Prabowo Subianto di di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025 (Foto: Youtube TV Parlemen)

Politik

Kelakar Prabowo Absen Ketum Gerindra di Sidang Tahunan 2025

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 10:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR 2025 yang berlangsung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025.

Momen ini menjadi salah satu agenda penting menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Sidang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, diawali dengan penayangan video capaian kinerja Presiden Republik Indonesia. 


Suasana ruang sidang yang khidmat bercampur rasa penasaran para hadirin, mengingat ini adalah pidato kenegaraan pertama Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden.

Prabowo membuka pidatonya dengan menyapa pimpinan lembaga tinggi negara, dimulai dari Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, hingga Ketua DPD Sultan Najamudin. 

Ia kemudian melanjutkan salam hormat kepada para mantan presiden dan wakil presiden RI yang hadir, seperti Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden ke-6 Tri Sutrisno, Wakil Presiden ke-10 dan 11 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Boediono, Wakil Presiden ke-12 Ma’ruf Amin, serta istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Tidak ketinggalan, Prabowo juga memanggil nama Ketua Mahkamah Agung Sunarto, Ketua Mahkamah Konstitusi Suharyoto, para menteri koordinator, kepala lembaga negara, hingga Kapolri.

Saat tiba pada bagian “absen” para ketua umum partai politik, suasana mendadak mencair. Ia menyebut Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang berhalangan hadir dan diwakili oleh Puan Maharani, kemudian Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Namun, ketika sampai pada giliran menyebut Ketum Partai Gerindra, Prabowo mendadak terdiam sejenak. Dengan senyum tersungging, ia melontarkan kelakar singkat yang disambut tawa hadirin.

 “Ketum Partai Gerindra… saya sendiri,” ujarnya sambil tersenyum lebar.

Setelahnya ia menyapa Ketum Partai lainnya yakni Nasdem, PKS, dan Demokrat. Tidak lupa menyapa para perwakilan parlemen negara sahabat dan duta besar yang hadir. 

Humor singkat itu seakan menjadi jeda ringan di tengah agenda resmi yang penuh protokoler.

Usai menyampaikan pidato kenegaraan, Prabowo dijadwalkan kembali ke ruang sidang pada sore hari pukul 14.30 WIB untuk menyampaikan pidato kedua dalam Rapat Paripurna DPR. 

Dalam kesempatan itu, ia akan memaparkan Nota Keuangan dan menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 kepada parlemen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya