Berita

pemanfaatan lahan kritis oleh UMKM binaan Pertamina di Brebes, Jawa Tengah. (Foto: Dok Pertamina)

Bisnis

UMKM Binaan Pertamina Sukses Ubah Lahan Kritis jadi Lapangan Kerja

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 11:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

UMKM binaan Pertamina, DDistillers sukses mengubah lahan tandus dan kering menjadi sumber penghidupan produktif yang mampu menjadi sumber penghidupan ribuan warga desa di Indonesia.

DDistillers merupakan brand produksi minyak atsiri dan minyak nabati yang digerakkan social enterprise Syailendra Bumi Investama (Syailendra BI).

Syailendra BI lahir dari keprihatinan atas kondisi sosial-ekonomi masyarakat di wilayah terpencil Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Lahan kritis terbentang luas, sementara para petani hidup miskin tanpa sumber penghasilan yang berkelanjutan.


“Awalnya kami hanya ingin mencari solusi sederhana, yakni tanaman apa yang bisa hidup di lahan kering tanpa air di musim kemarau,” kata pendiri Syailendra BI, Eliest Listiani dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.

Riset lapangan tahun 2015 kemudian menemukan sereh wangi, salah satu tanaman aromatik atsiri yang tahan di segala musim dan mampu merevitalisasi lahan.

Eliest kemudian mengedukasi warga dengan mengajarkan budidaya atsiri ramah lingkungan sekaligus mengelola limbah menjadi produk bernilai tambah dengan sistem zero waste.

Lompatan signifikan terjadi pada akhir 2020, ketika Syailendra Bumi Investama menjadi Mitra Binaan PT Pertamina (Persero) melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil sebesar Rp100 juta.

Modal ini dimanfaatkan untuk memperkuat produksi, operasional, dan pemasaran. Dalam setahun, omzet melonjak menjadi Rp1,2 miliar, lalu mencapai Rp3,5 miliar pada 2021, dan menembus Rp4,5 miliar pada 2022 hingga resmi menjadi pengusaha kena pajak.

Saat ini, Syailendra Bumi Investama secara rutin memasok minyak atsiri ke eksportir nasional dan industri aromatik dalam negeri. Selain itu, UMKM ini mulai mengekspor langsung ke Prancis, Singapura, dan terus memperluas pasar ke-12 negara termasuk Swiss, Kanada, Dubai, Arab Saudi, India, Korea Selatan, dan Brasil.

Kini, Syailendra BI memiliki 200 titik penyulingan di berbagai provinsi (kecuali Papua), mempekerjakan 12 karyawan tetap, serta 1 pakar akademisi, dan memberdayakan sekitar 400 penyuling serta lebih dari 2.000 petani di seluruh Indonesia melalui “Paguyuban Emas Hijau”.

Sebagai bagian dari komitmen untuk terus berkembang dan memperluas dampak, pada tahun 2025 DDistillers turut berpartisipasi dalam Pertamina UMK Academy 2025 dan Pertamina SMEXPO Merah Putih, dua program strategis Pertamina yang fokus pada peningkatan kapasitas usaha, pemasaran, dan perluasan jejaring bisnis UMKM binaan.

“Pertamina mendukung UMKM seperti DDistillers yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi ribuan keluarga petani di Indonesia. Inilah bukti bahwa kemitraan strategis antara BUMN dan UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan," kata VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso.

Keberhasilan DDistillers sejalan dengan asta cita pemerintahan Prabowo–Gibran, yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya