Berita

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan jenderal kehormatan bintang empat saat Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025. (Foto: tangkapan layar video Youtube)

Pertahanan

Presiden Prabowo Anugerahkan Jenderal Bintang Empat kepada Lima Purnawirawan TNI, Termasuk Ali Sadikin

MINGGU, 10 AGUSTUS 2025 | 10:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat jenderal kehormatan bintang empat kepada lima purnawirawan TNI, salah satunya Ali Sadikin. 

Penganugerahan jenderal kehormatan ini menjadi bagian dari rangkaian Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer digelar di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.

Jenderal kehormatan diberikan karena kelima purnawirawan dianggap memiliki jasa yang luar biasa dan berhasil dalam setiap penugasan operasi selama perjalanan karir militernya.


Ali Sadikin adalah sesepuh marini dan tokoh nasional yang pernah menjabat Gubernur DKI Jakarta. Kenaikan pangkat kepada purnawirawan jenderal KKO itu diwakilkan putra almarhum, Boy Sadikin.

Selain Ali Sadikin, pangkat jenderal kehormatan bintang empat diberikan kepada Yunus Yosifiah, tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan yang terakhir pada masa pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie.

Yunus Yosfiah adalah purnawirawan TNI AD lulusan Akmil 1965 yang dianugerahi bintang kehormatan karena .

Lalu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Lulusan Akmil 1974 ini mendapat jenderal kehormatan bintang empat atas 

Dua purnawirawan lain yang mendapat kenaikan pangkat jenderal kehormatan bintang empat adalah M Herindra dan Agus Sutomo.

M Herindra lulusan Akmil 1987 saat ini menjabat kepala Badan Intelijen Negara, adapun Agus Sutomo lulusan Akmil 1984 yang saat ini Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya