Berita

Partai Nasdem menanam 700 pohon produktif di Gowa, Sulawesi Selatan/Ist

Politik

Nasdem Tanam 700 Pohon Produktif Jelang Rakernas di Gowa

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 13:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Nasdem menggelar penanaman pohon di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Makassar pada 8-10 Agustus 2025.

Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Nasdem, Prananda Surya Paloh menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan upaya Nasdem mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Khusus di Kabupaten Gowa, ditanam 700 pohon produktif sebagai bagian dari gerakan Nasdem Go Green.


"Walaupun katakanlah ini hal yang tidak terlalu besar, tapi paling tidak kita sudah memulai menginisiasi. Semboyan Nasdem Go Green yang saya tegaskan hari ini harus diingat oleh semua kakak-kakak," jelas Prananda, Kamis, 8 Agustus 2025.

Ia juga berharap gerakan tersebut tidak berhenti di Partai Nasdem, melainkan bisa dilanjutkan masyarakat luas.

"Saya secara pribadi dan Nasdem secara institusi berharap gerakan ini akan dilanjutkan seluruh organisasi masyarakat," ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Nasdem, Saan Mustopa mengatakan bahwa gerakan tanam tumbuh ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menanam pohon-pohon yang produktif.

"Kita menanam pohon-pohon produktif, pohon-pohon berbuah yang menghasilkan seperti mangga, yang lain-lain," ungkap Saan.

Kegiatan penanaman pohon itu menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi Partai Nasdem menjelang Rakernas yang akan digelar di Makassar, Sulsel pada 8-10 Agustus 2025.

Ia berharap, kegiatan menanam pohon itu akan memicu kesadaran masyarakat menanam pohon-pohon untuk sumber kehidupan dan sumber ekonomi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya