Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pemerintah Luncurkan Operasi Pasar hingga Akhir 2025

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah akan melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras yang masih mahal. 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan operasi pasar atau penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan berlangsung hingga akhir tahun 2025.

“Langkah-langkah pemerintah ini (menyiapkan) stok kita yang banyak. Kita operasi pasar, itu sampai Desember kita siapkan,” kata Amran di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Kamis 7 Agustus 2025. 


Amran mengakui masih ada harga beras premium maupun medium di pasaran yang melampaui harga eceran tertinggi (HET). Oleh karenanya, pemerintah menyiapkan stok beras hingga 1,5 juta ton untuk mendukung operasi pasar. Menurutnya, jumlah tersebut terdiri dari 1,3 juta ton yang disiapkan oleh Perum Bulog dan sekitar 300.000 ton yang merupakan beras bantuan pangan.

Ia menilai, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi harga beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Operasi pasar pun, lanjut Mentan, akan terus dijalankan oleh pemerintah jika harga beras tidak kunjung turun.

"Memang kita rencanakan selama harga naik, kita lakukan operasi pasar terus. Dulu mana pernah ada operasi pasar (beras) 1,3 juta ton? Jadi, operasi pasar jalan terus," ujar Amran. 

Dia lantas menyebut bahwa penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) telah berhasil menekan harga beras di pasaran. 

Amran berpandangan bahwa hanya dengan harga Rp12.500 per kg, beras SPHP dinilai memiliki kualitas yang bagus. Dia lantas membandingkannya dengan beras premium.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya