Berita

Gedung Danantara/Ist

Politik

Tak Berlebihan Jika Danantara Dirikan Kampus Sendiri

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 19:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Terobosan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang meluncurkan Universitas Korporat Danantara Indonesia Academy diapresiasi Anggota Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya.

“Terobosan yang amat positif bagi Danantara yang sedang memulai proses transformasi berkelanjutan di lingkungan BUMN,” kata Asep lewat keterangan resminya, Kamis, 7 Agustus 2025.

Menurutnya, Danantara mengemban tugas berat dalam mengelola aset BUMN dan investasi untuk memaksimalkan pendapatan negara. Untuk itu harus ditopang oleh SDM masa depan yang tangguh dan berkualifikasi.


Diharapkan kampus tersebut mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) dengan keahlian yang relevan dan kompetensi keilmuan yang solid.

“Kerja-kerja transformasi yang baik pun tentu harus didasarkan pada penyiapan sumber daya yang memiliki basis keahlian yang relevan dan kompetensi keilmuan yang solid,” jelasnya.

Ia mencontohkan beberapa BUMN yang sudah memiliki wadah pendidikan. Seperti Telkom yang mempunyai Telkom University, Pertamina dengan Universitas Pertamina, PLN dengan Institut Teknologi PLN, Kementerian Keuangan seperti STAN, dan Kemenhan dengan Universitas Pertahanan.

“Apalagi kalau para mahasiswa Universitas Korporat Danantara ini pun pada akhirnya bisa mendapatkan fasilitas dual degree, di mana para lulusannya bisa mendapatkan ijazah dari kampus-kampus tersebut, kan bagus,” ujarnya.

Danantara Indonesia Academy, kata Asep, bekerja sama dengan kampus kelas dunia seperti Columbia University, Tsinghua University, dan Stanford University untuk transformasi yang patut diapresiasi.

“Lulusan Universitas Danantara bisa turut menjadi alumni kampus yang berkelas dunia. Kondisi ini mestinya akan turut men-trigger kampus-kampus yang sudah ada agar bisa semakin meningkatkan kualitas pendidikannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut legislator Partai NasDem itu mengatakan, transformasi di lingkungan Danantara harus dilihat dari perspektif jangka panjang yang berkelanjutan.

“Saya kira bukan merupakan hal yang berlebihan apabila Badan Pengelola Investasi Danantara mendirikan kampusnya secara tersendiri sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan transformasinya,” tandas Asep.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya