Berita

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Eddy Soeparno:

PAN Pernah Mengalami Nasib seperti PDIP

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 16:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menghormati keputusan PDIP terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Pasalnya, PAN pernah merasakan apa yang dialami oleh PDIP. Saat pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), PAN mendukung pemerintah tapi berada di luar koalisi. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PDIP Eddy Soeparno kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 7 Agustus 2025. 


“Saya kira apa yang diambil PDIP sikap PDIP itu pernah kita rasakan juga di PAN. Bahwa PAN ketika berada di luar pemerintahan, tidak ada representasi dalam pemerintahan, tetapi mendukung pemerintahan dan melakukan hal yang sama,” kata Eddy. 

Eddy mengatakan, saat pemerintahan Jokowi sikap PAN pun sama dengan PDIP ke pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Yang baik kita dukung sepenuhnya, dan yang sekiranya belum ya tentu berikan kritik yang konstruktif, korektif ya supaya kita bisa bersama sama membenahinya,” ujar Wakil Ketua MPR RI fraksi PAN ini.

Ditanya apabila PDIP gabung Koalisi Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo, Eddy tak masalah dengan hal itu.

“Pekerjaan dan tugas kenegaraan besar sekali. Pertumbuhan ekonomi 8 persen itu bisa dicapai kalau kita semuanya bekerja sama. Jadi semakin banyak yang ikut memikul beban berat ini, ya tentu saya kira akan semakin meringankan,” kata Eddy.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya