Berita

Politikus PDI Perjuangan Yulian Gunhar/Ist

Politik

Yulian Gunhar Ungkap Sejumlah Keputusan Penting Kongres PDIP di Bali

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 18:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus PDI Perjuangan Yulian Gunhar mengungkap beberapa hasil keputusan penting Kongres ke-6 PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, yang ditutup pada Sabtu 2 Agustus 2025.

Salah satunya adalah pengukuhan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030. Menurut Gunhar, pengukuhan tersebut merupakan keputusan bulat seluruh peserta Kongres.

"Bahwa keputusan tersebut mencerminkan keyakinan dan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinan Ibu Megawati yang selama ini telah terbukti memandu partai secara konsisten dalam garis ideologis dan perjuangan kerakyatan," kata Gunhar dalam keterangannya yang dikutip Minggu 3 Agustus 2025.


Selain itu, Kongres PDIP di Bali, menurutnya telah memberi penekanan kuat pada pentingnya soliditas internal partai. Sesuai arahan Ketua Umum Megawati dalam pidatonya di arena kongres, menurut Gunhar, seluruh kader harus tetap berderap dalam satu rampak barisan, demi kepentingan rakyat.

"Apalagi kongres juga telah memandatkan setiap kader untuk disiplin dan bekerja sepenuh hati demi kepentingan rakyat," kata Gunhar.

Dalam konteks pemerintahan ke depan, kongres, secara resmi menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun demikian, lanjut Gunhar, dukungan tersebut bukan tanpa syarat. 

“Sebagaimana disampaikan Ibu Mega, bahwa PDI Perjuangan akan mendukung kebijakan Presiden Prabowo yang pro-rakyat, namun akan bersikap kritis dan tegas terhadap setiap penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila, keadilan sosial, dan hukum," kata Gunhar.

Anggota Komisi XII DPR RI ini melanjutkan bahwa PDIP tidak akan mengambil posisi sebagai oposisi, tetapi juga tidak sekadar membangun koalisi kekuasaan.  Sebaliknya, PDIP akan berperan sebagai penyeimbang yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Seperti yang ditegaskan Ibu Mega, bahwa kami adalah partai ideologis yang berdiri di atas kebenaran, bukan berpihak pada pragmatisme. Kami selalu berpihak pada rakyat, dan bersikap tegas sebagai penyeimbang demi menjaga arah pembangunan nasional tetap berada pada rel konstitusi dan kepentingan rakyat,” demikian Gunhar.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya