Berita

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas/Ist

Dunia

Muhammadiyah Gembira Makin Banyak Negara Eropa Akui Kemerdekaan Palestina

KAMIS, 31 JULI 2025 | 13:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

 Semakin banyaknya negara yang mengakui kemerdekaan Palestina disambut gembira Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. Setelah Prancis dan Inggris, kini Kanada juga akan menyusul mengakui Negara Palestina.

Buya Anwar Abbas menilai langkah Prancis dan Inggris tersebut sebagai perkembangan signifikan dalam perjuangan rakyat Palestina menuju kemerdekaan penuh.

“Rencana Inggris untuk mengakui negara Palestina, menyusul sikap Prancis sebelumnya, patut kita apresiasi," ujar Anwar Abbas lewat keterangan resminya, Kamis, 31 Juli 2025.


"Sebab selama ini Inggris dan Prancis, bersama Amerika Serikat, kerap menjadi ganjalan dalam upaya rakyat Palestina mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat," sambungnya.

Menurutnya, pengakuan dari negara-negara berpengaruh seperti Inggris dan Prancis membuka harapan baru dan bisa mendorong gelombang pengakuan serupa dari negara-negara lain. 

Ia berharap langkah tersebut menjadi titik balik untuk mempercepat terwujudnya solusi dua negara yang selama ini mandek akibat berbagai tekanan politik dan konflik bersenjata.

“Kita berharap sikap Prancis dan Inggris ini diikuti banyak negara lain, sehingga kemerdekaan Palestina semakin dekat. Dengan begitu, Palestina bisa berdiri sejajar dengan negara-negara lain di dunia dalam harkat, martabat, dan kedaulatan,” jelasnya.

Langkah Inggris dan Prancis ini menjadi sinyal kuat bahwa peta diplomasi internasional terhadap isu Palestina-Israel sedang bergerak menuju poros baru yang lebih berpihak pada prinsip keadilan dan hak menentukan nasib sendiri.

Muhammadiyah melalui pernyataan Anwar Abbas mengingatkan bahwa pengakuan terhadap Palestina bukan hanya soal diplomasi, tetapi soal moralitas kemanusiaan dan keadilan global.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya