Berita

Ilustrasi/Net

Global

Puerto Riko Umumkan Darurat Krisis Air, Garda Nasional Dikerahkan

KAMIS, 31 JULI 2025 | 11:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gubernur Puerto Riko, Jenniffer González mengumumkan keadaan darurat dan mengaktifkan Garda Nasional menyusul krisis air besar-besaran yang melumpuhkan ribuan rumah dan fasilitas publik di pulau berpenduduk 3,2 juta jiwa tersebut.

Puncak kelangkaan air yang terjadi akhir pekan lalu, hampir 180.000 pelanggan terdampak. 

Hingga Rabu waktu setempat, 30 Juli 2025, sekitar 3.000 pelanggan masih mengalami kekurangan air, termasuk belasan hotel. 


“Selama 11 hotel masih mengalami kekurangan air dan warga tidak mendapatkan layanan, tentu saja kita berada dalam keadaan darurat,” tegas González, seperti dimuat Washington Post.

Kemarahan publik meningkat setelah otoritas air dan saluran pembuangan negara bagian menolak menyebutkan nama perusahaan yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan saluran air utama ketika memperbaiki jalan pekan lalu.

Sebagai respons, pejabat kota mendirikan titik distribusi air dan melakukan kunjungan rumah ke rumah untuk membagikan air minum. 

Dengan keterlibatan Garda Nasional, operasi ini akan diperluas. González juga menunjuk seorang koordinator khusus untuk menstabilkan sistem air, menyelidiki otoritas terkait, dan menentukan penyebab krisis. Laporan investigasi diharapkan keluar dalam 10 hari mendatang.

Meski otoritas air dan saluran pembuangan menghadapi kritik tajam, gubernur menegaskan bahwa direktur eksekutif lembaga tersebut tetap akan menjabat.

Sebelum insiden besar ini, puluhan komunitas di Puerto Riko telah lama menghadapi masalah pasokan air, memperburuk ketidakpuasan masyarakat terhadap layanan publik.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya