Berita

Menteri PKP Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 30 Juli 2025/RMOL

Politik

Menteri PKP Pastikan DP Rumah Subsidi Gratis bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

RABU, 30 JULI 2025 | 20:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan pemerintah memberikan kemudahan besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan, dalam program rumah subsidi.

Usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 30 Juli 2025, Maruarar menjelaskan bahwa pemerintah akan meluncurkan program rumah subsidi secara masif pada September mendatang dengan target 25 ribu unit.

"Pertama tadi, saya laporkan bahwa kami membuat acara launching rumah subsidi secara masif di September, minimal 25 ribu sampai 30 ribu unit di berbagai kota. Rencananya akan dihadiri Presiden," ujar Maruarar.


Dijelaskan Maruarar, pemerintah telah memberikan berbagai keringanan biaya rumah subsidi bagi MBR. 

Jika biasanya masyarakat harus membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen, kini dibebaskan menjadi 0 persen. Demikian juga dengan PBG (Perizinan Bangunan Gedung) dan PPN yang ditanggung pemerintah. 

Khusus bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Maruarar memastikan ada kebijakan khusus. Dikatakan bahwa DP rumah untuk mereka akan digratiskan dan ditanggung oleh para pengusaha.

"Minggu lalu kami bertemu BPJS Ketenagakerjaan. Anggota BPJS Ketenagakerjaan ini paling banyak, dan pengusaha luar biasa mau berbagi dengan cara membayar DP. Jadi bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, DP rumah akan ditanggung. Ini yang saya katakan berbagi ekonomi gotong royong sudah mulai dijalankan," tegasnya.

Menurutnya, kuota rumah subsidi tahun ini meningkat signifikan dari biasanya 200 ribu unit menjadi 350 ribu unit, berkat dukungan Presiden Prabowo, DPR, Gubernur BI, dan Menteri Keuangan. 

Maruarar menambahkan, dukungan juga datang dari berbagai pihak melalui program CSR, termasuk Kadin, Astra, Harum Energy, hingga Agung Sedayu Group yang ikut serta membantu pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

"Kalau biasanya karpet merah diberikan untuk investor, di era Presiden Prabowo, karpet merah diberikan untuk MBR," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya