Berita

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim sidak beras di Pasar Gembrong/RMOLJabar

Nusantara

Pedagang Diimbau Jual Beras Oplosan dengan Harga Murah

SELASA, 29 JULI 2025 | 06:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemkot Bogor melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional menyusul maraknya kasus beras oplosan.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim bersama Satgas Pangan dari Polresta Bogor Kota melakukan sidak ke Pasar Gembrong Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Senin 28 Juli 2025.

Dedie Rachim mengatakan, sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti temuan pemerintah pusat terkait beras oplosan yang ditemukan di sejumlah daerah. 


Namun Dedie mengaku tidak menemukan adanya beras oplosan.

"Di sini (Pasar Gembrong) tidak ada (beras oplosan). Jadi masih aman," kata Dedie dikutip dari RMOLJabar.

Meski begitu, dia belum bisa memastikan apakah di pasar lain ditemukan beras oplosan atau tidak. Kalau pun ada, kata Dedie, pihaknya meminta kepada para pedagang beras untuk menjualnya dengan harga murah. 

"Ya, kalaupun ada. Saya minta harganya diturunkan saja, karena sudah dioplos," kata Dedie.

Mantan Wakil Wali Kota Bogor itu juga meminta masyarakat untuk berbelanja beras langsung ke pasar, dan teliti, serta waspada agar tidak dirugikan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, praktik pengoplosan beras telah merusak program SPHP yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. 

Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk memastikan akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Ia juga menyinggung temuan sebelumnya bahwa 212 merek beras di 10 provinsi bermasalah, dengan kerugian masyarakat mencapai Rp99,35 triliun per tahun akibat praktik serupa.

"Kami akan terus bersinergi dengan Satgas Pangan Mabes Polri dan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan tidak ada lagi oknum yang bermain-main dengan pangan rakyat. Pelaku harus dihukum berat untuk efek jera," kata Amran.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya