Berita

Mulyono teman kuliah Joko Widodo di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980/Ist

Politik

Sesepuh UGM Bantah Mulyono soal Tak Ada Jurusan di Fakultas Kehutanan

SELASA, 29 JULI 2025 | 00:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan teman satu angkatan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980 Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi, Mulyono bahwa semasa kuliahnya tidak ada jurusan sama sekali, menuai polemik publik.

Sesepuh Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta  Prof. Mohammad Naiem dalam sebuah video singkat yang beredar di media sosial, membantah pengakuan Mulyono.

Naiem mengatakan, pada 1978-1998 kurikulum perguruan tinggi berubah menjadi sistem kredit semester (SKS), sehingga setiap mahasiswa diwajibkan memilih jurusan sejak awal kuliah.


"Mahasiswa diharuskan memilih salah satu dari empat jurusan di Fakultas Kehutanan sejak awal," kata Naiem dikutip Senin 28 Juli 2025.

Menurut Naiem, Fakultas Kehutanan UGM awalnya hanya memiliki tiga jurusan, yakni Silvikultur, Manejemen Hutan, Teknologi Hasil Hutan.

"Kemudian pada 1978 ditambah satu lagi, Konservasi Sumber Daya Hasil Hutan," kata Naiem.

Diketahui, Angkatan 1980 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar reuni ke-45 di Sleman, DI Yogyakarta pada Sabtu 26 Juli 2025.

Kegiatan temu kangen itu digelar di saat isu dugaan ijazah palsu Jokowi sedang panas-panasnya karena tengah diproses di kepolisian.

Pada kesempatan itu, sejumlah alumnus Fakultas Kehutanan UGM pun memberikan kesaksian bahwa Jokowi pernah berkuliah satu kampus bersama mereka. Termasuk Mulyono yang disebut sebagai teman satu angkatan Jokowi.

Sebelumnya, nama Mulyono sempat menjadi perbincangan karena disebut-sebut sebagai nama kecil Jokowi.

Saat diwawancarai wartawan, Mulyono mengaku teman satu angkatan dengan Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM.

Ia juga menyatakan bahwa sejak kuliah, ia mengenal Jokowi dengan nama Joko Widodo.

Mulyono juga menambahkan bahwa pada angkatan mereka di tahun 1980, di Fakultas Kehutanan belum ada sistem jurusan, melainkan bidang studi.

Karena tidak ada jurusan, kata dia, para mahasiswa hanya menulis skripsi.

"Dulu tidak ada jurusan. Saya Fakultas Kehutanan, cuma skripsinya saya ambil bidang Ekonomi Manajemen," kata Mulyono.

"Jadi tidak ada jurusan. Fakultas Kehutanan. Saya tegaskan tidak ada jurusan," sambungnya.

Acara reuni yang bertajuk "Reuni SPIRIT '80: Guyub, Rukun, Migunani" ini dihadiri oleh puluhan alumni dari berbagai penjuru Indonesia.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya