Berita

Politisi senior Partai Demokrat Hinca Panjaitan/RMOL

Politik

Demokrat Respons Tuduhan Dalang Ijazah Jokowi: Ini Fitnah Besar!

SENIN, 28 JULI 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat geram lantaran dituding menjadi biang kerok atau dalang di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo. Pasalnya, ada Roy Suryo yang seolah membuat panas isu ijazah palsu.

Politisi senior Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan bahwa hal itu merupakan fitnah keji yang dilakukan sekelompok orang.

"Kami tegaskan enggak ada urusan kami dengan kasus ijazah palsu ini, apalagi dikait-kaitkan agenda politik dibalik ini. Ini fitnah besar ini, ini kami tolak. Sama sekali tidak ada keterlibatan partai demokrat dan kami semua kadernya terhadap itu," tegas Hinca kepada wartawan di Kompleks DPR, Senayan, Senin, 28 Juli 2025.


"Sama sekali tidak ada keterlibatan Partai Demokrat dan kami semua kadernya terhadap itu," imbuhnya.

Terkait nama Roy Suryo yang dikait-kaitkan dengan partai biru, Hinca menegaskan bahwa mantan Menpora itu sudah tidak lagi menjadi kader di Partai Demokrat.

"Saudara Roy Suryo tidak lagi jadi anggota Partai Demokrat. Waktu itu sudah berakhir hubungannya. Jadi tidak ada hubungan Roy Suryo dengan Partai Demokrat. Sama sekali tidak ada," jelasnya.

Menurut dia, ada aktor besar memancing emosi Demokrat dengan Roy Suryo di isu ijazah palsu Jokowi ini.

"Mungkin orang menarik-narik, karena ada Roy Suryo pernah punya pengalaman bersama kami, saya tegaskan sekali lagi, saya sekian Partai Demokrat waktu itu. Partai Demokrat sama sekali tidak terlibat dan tidak ingin melibatkan diri soal kasus ijazah palsu," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya