Berita

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama/Ist

Bisnis

Raih Aset Rp6,6 Triliun, Perusahaan Asuransi Syariah Sabet Penghargaan 2025

RABU, 23 JULI 2025 | 06:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sepanjang  2024, Prudential Syariah mencatatkan total kontribusi bruto lebih dari Rp3,4 triliun dengan  kontribusi Dana Tabarru’ sebesar Rp1,3 triliun. 

Prudential Syariah juga mencatatkan total aset sebesar Rp6,6 triliun.  

Pencapaian ini menjadikan Prudential Syariah meraih penghargaan "Sharia Life Insurance Market Leaders".


Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama menyampaikan, penghargaan ini mencerminkan dedikasi Prudential Syariah dalam menyediakan solusi asuransi berbasis syariah yang didorong oleh peningkatan kontribusi bisnis baru, terutama dari saluran distribusi agency dan bancassurance.

Ia menjelaskan, Prudential Syariah menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Indonesia yang memiliki lebih dari 20 juta nasabah, sehingga turut memperluas akses masyarakat terhadap asuransi syariah. 

"Selain itu, pertumbuhan ini kami capai karena fokus kami adalah melayani peserta dengan produk yang relevan, khususnya produk tradisional yaitu PRUCritical Amanah sesuai dengan kebutuhan proteksi mereka akan risiko penyakit kritis yang telah diluncurkan tahun lalu," kata Vivin dalam keterangannya yang dikutip Rabu 23 Juli 2025.

Sebagai mitra amanah dalam membantu mengelola dana peserta, Prudential Syariah telah menyalurkan klaim dan manfaat sebesar Rp2,3 triliun sepanjang 2024. 

Dalam periode yang sama tingkat kesehatan perusahaan, salah satunya tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) Prudential Syariah sebesar 2,092 persen untuk dana perusahaan dan 245 persen untuk Dana Tabarru jauh di atas ketentuan regulasi.

“Kami optimis dengan inovasi dan layanan produk, kami dapat menjangkau keluarga Indonesia lebih banyak lagi serta terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah joint venture di Indonesia," pungkas Vivin.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya