Berita

Kopdes Merah Putih/Ist

Bisnis

Wasekjen Prima:

Kopdes Merah Putih Arah Baru Kedaulatan Ekonomi

SELASA, 22 JULI 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) meyakini, peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin kemarin, 21 Juli 2025, akan menciptakan kedaulatan ekonomi masyarakat. 

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Prima, Anshar Manrulu menjelaskan, peluncuran Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto adalah langkah monumental dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri, adil, dan inklusif.

"Peluncuran program ini menjadi penanda penting arah baru pembangunan nasional yang menempatkan kedaulatan ekonomi desa sebagai fondasi kekuatan bangsa," ujar Anshar kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 22 Juli 2025.


Dia menjelaskan, salah satu alasan Prima mendukung penuh program Kopdes Merah Putih, adalah karena dapat mengurangi dan bahkan potensi menghapus ketidakmakmuran rakyat.

"Ketimpangan ekonomi yang masih mencolok, serta keterpinggiran petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal, menjadi urgensi yang tak bisa ditunda lagi," tuturnya.

Oleh karena itu, Anshar memandang Kopdes Merah Putih hadir bukan sekadar sebagai lembaga ekonomi, tetapi sebagai gerakan sosial untuk mewujudkan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Partai Prima melihat bahwa roh dari program ini sejalan dengan pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, tokoh ekonomi nasional yang menempatkan koperasi sebagai jalan tengah antara kapitalisme ekstrem dan sosialisme otoriter," urainya. 

"Koperasi bukanlah sekadar instrumen ekonomi, melainkan sarana perjuangan moral rakyat, berbasis gotong royong, solidaritas, dan kedaulatan kolektif," demikian Anshar menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya