Berita

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono (kiri) mendapatkan gelar kehormatan Ampon Chiek/Ist

Nusantara

Hadiri HUT ke-23 Nagan Raya

UKP Mardiono Terima Gelar Kehormatan Ampon Chiek

SELASA, 22 JULI 2025 | 02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mendapatkan gelar kehormatan Ampon Chiek dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Minggu 20 Juli 2025.

Gelar kehormatan sebagai raja tertinggi atau raja tertua ini diberikan oleh Bupati Nagan Raya TR Keumangan kepada Mardiono saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Nagan Raya.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan insya Allah saya bisa berbuat sesuatu untuk mendorong kesejahteraan dan pembangunan, khususnya di Kabupaten Nagan Raya dan umumnya di Aceh,” kata Mardiono melalui keterangan tertulisnya, Senin 21 Juli 2025.


Mardiono meminta seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat bersatu untuk membangun Nagan Raya.

“Sebagai warga negara yang saat ini diberikan tugas oleh Bapak Presiden, tentu ini saatnya untuk kita memberikan perhatian khusus untuk perkembangan Nagan Raya. Mari bergandeng tangan bersama untuk mengantarkan Nagan Raya menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” lanjut Mardiono.

Sementara, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengucapkan selamat atas pemberian gelar adat kepada Mardiono. Fadhlullah berharap agar pemberian gelar kepada pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapat mendatangkan kebaikan bagi Nagan Raya.

“Kami sangat berbangga atas nama Provinsi Aceh karena telah diberikannya gelar kepada Bapak Muhamad Mardiono,” kata Fadhlullah.

Di tempat yang sama, Bupati Nagan Raya TR Keumangan berharap Mardiono menjadi bagian dari Nagan Raya yang dapat membantu kemajuan daerah tersebut.

“Ini gelar adat tertinggi dalam pemerintahan, kami berharap Bapak menjadi bagian secara lahir dan batin bagi kami. Dan kami berharap Bapak salah satu tokoh nasional yang akan membantu Nagan Raya,” kata TR Keumangan.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya