Berita

Koperasi Desa Merah Putih/Ist

Bisnis

Ahmad Najib Qodratullah:

Peluncuran Kopdes Merah Putih Bawa Harapan Baru Sistem Ekonomi Pedesaan

SENIN, 21 JULI 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah, optimistis Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes Merah Putih  akan menjadi harapan baru terhadap sistem ekonomi bagi rakyat pedesaan.

Hal itu disampaikan Najib menanggapi diluncurkannya serentak 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025.

“Kopdes Merah Putih bukan hanya harapan baru terhadap sistem ekonomi bagi rakyat pedesaan tetapi juga menjadi alternatif bagi masyarakat desa,” kata Najib kepada wartawan di Jakarta.


Lebih lanjut, Najib menjelaskan, Koperasi Desa Merah Putih juga merupakan jawaban atas panjangnya rantai pasokan yang selama ini membuat harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi. 

Najib meyakini, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan akan  menekan harga kebutuhan pokok masyarakat dengan cara memangkas rantai pasokan.

“Koperasi Desa Merah Putih bisa memangkas jalur distribusi dari produsen ke konsumen desa, sehingga harga lebih terjangkau dan margin tidak habis di tengkulak/perantara,” jelas Najib.

Tak hanya itu, kata Najib, Koperasi Desa Merah Putih juga akan membuat distribusi  bahan-bahan kebutuhan pokok secara langsung. 

“Dengan jaringan koperasi di banyak desa, barang bisa disalurkan secara langsung, cepat, dan lebih merata,” beber Najib.

Najib menambahkan, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih juga turut menguatkan ekonomi lokal. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, kata Najib, akan menciptakan pemberdayaan warga dan ekonomi sirkular desa.

“Penguatan  ekonomi lokal. Koperasi dapat memberdayakan warga desa sebagai produsen maupun pengecer, menciptakan ekonomi sirkular desa,” imbuh Najib.

Selain itu, Najib juga mengungkapkan, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih juga akan menciptakan kemandirian logistik.

“Juga akan menciptakan kemandirian logistik. Jika Koperasi Desa Merah Putih membangun gudang, armada transportasi, dan sistem informasi, maka desa tidak tergantung pada distribusi kota,” ungkap Najib.

Meski demikian, Sekretaris  Fraksi PAN DPR RI ini tak menampik, soal sejumlah tantangan yang dihadapi Koperasi Desa Merah Putih. 

Tantangan itu , lanjut Najib, mulai dari profesionalisme pengelolaan, komitmen anggota dan pemerintahan desa, investasi IT logistik dan SDM, hingga ancaman oligopoli yang menguasai perdagangan kebutuhan pokok.

“Namun demikian Koperasi Desa Merah Putih ini menjadi pemecah kebuntuan bagi masyarakat desa ditengah situasi perdagangan yang mengarah kepada liberalisme market sepanjang konsep awal bisa berjalan maka akan efektif,” ungkap Najib.

“Jadi mari  kita dukung secara bersama-sama Koperasi Desa Merah Putih,” tandas Najib.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya