Berita

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi/Ist

Bisnis

BRI Dukung Kopdes Putih Lewat Pemberdayaan dan Layanan AgenBRILink

MINGGU, 20 JULI 2025 | 22:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi pedesaan dan melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman ilegal.

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah pemberdayaan koperasi melalui model pembiayaan sehat serta optimalisasi peran AgenBRILink yang tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia.

Mengutip pernyataan Direktur Utama BRI, Hery Gunardi pada Minggu, 20 Juli 2022, BRI disebut telah menyiapkan skema pembiayaan sesuai kebutuhan koperasi di tingkat desa, dengan memperhitungkan skala usaha dan potensi omzetnya.


Namun, Hery mengakui masih ada tantangan dalam pengelolaan koperasi di lapangan, terutama terkait kapasitas manajerial dan transparansi pencatatan keuangan. Menjawab tantangan tersebut, BRI akan mengoptimalkan program Desa BRILiaN dan Rumah BUMN sebagai sarana pendampingan.

Tak hanya itu, BRI juga berupaya mendorong koperasi agar mampu memperluas pasar produk lokal unggulan desa. Menurut Hery, koperasi bisa didorong menjadi penggerak ekspor melalui fasilitasi business matching dari BRI.

“Bank tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tapi juga bisa me-leverage bisnis yang ada. Misalnya, di desa mereka memiliki produksi kerajinan atau produk spesifik yang ingin diekspor, BRI bisa memfasilitasi,” ujar Hery dalam diskusi publik bertajuk "Peluang dan Tantangan Pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai Daya Ungkit Perekonomian Perdesaan” yang digelar di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025..

Dalam mendukung ekosistem KDMP secara menyeluruh, BRI juga memaksimalkan peran AgenBRILink yang telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen. Agen ini berperan penting dalam menyediakan layanan keuangan seperti tarik dan setor tunai, pembayaran tagihan, hingga top-up digital.

"Layanan AgenBRILink memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan secara lebih dekat, murah, dan inklusif,” pungkas Hery.

Dukungan BRI pun diapresiasi pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang hadir dalam diskusi itu menyebut koperasi berperan strategis dalam membangun ekonomi desa dan membendung praktik rentenir.

“Saat ini pinjaman rentenir makin menjamur, maka dari itu kita minta bantuan BRI untuk mengatasi hal ini, melalui keberadaan AgenBRILink milik BRI yang berjumlah 1,2 juta agen. Koperasi ini kan mengerti keadaan desanya, sehingga potensi desa bisa makin berkembang,” ucap Zulhas.

Ia juga menekankan bahwa koperasi dapat menjadi jembatan agar pelaku usaha desa lebih mudah mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Senada, Anggota Dewan Pakar Apindo Anton J Supit menegaskan bahwa profesionalisme dan tata kelola menjadi kunci sukses koperasi.

“Kita yakin bahwa ini merupakan amanat konstitusi dan semangat ekonomi kerakyatan yang terus digaungkan oleh pemerintahan. Dengan struktur kelembagaan yang tepat dan pendekatan yang menyeluruh, koperasi ini berpeluang besar untuk berhasil dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tutup Anton.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya