Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Maskapai Rusia Nordwind Mulai Jual Tiket Rute Baru Pyongyang-Moskow

MINGGU, 20 JULI 2025 | 12:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Maskapai penerbangan Rusia, Nordwind Airlines, secara resmi telah membuka penjualan tiket untuk rute penerbangan langsung baru antara Moskow dan Pyongyang, Korea Utara. 

Rute ini akan menjadi penghubung udara pertama antara ibu kota Rusia dan Korea Utara dalam beberapa dekade terakhir.

Mengutip laporan TASS pada. Minggu, 20 Juli 2025, penerbangan perdana dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli mendatang, bertepatan dengan peringatan berakhirnya Perang Korea. 


Harga tiket ke Pyongyang dibanderol mulai dari 44.600 rubel atau sekitar Rp9,2 juta.

“Penerbangan akan memakan waktu sekitar delapan jam dan dioperasikan menggunakan pesawat Boeing 777-200ER,” tulis TASS dalam laporannya.

Penerbangan ini akan dilakukan dua kali seminggu, menyusul persetujuan dari otoritas penerbangan Rusia terhadap permintaan Nordwind bulan lalu. Penerbangan kembali pertama dari Pyongyang ke Moskow dijadwalkan pada 29 Juli.

Sebelumnya, satu-satunya jalur udara langsung antara Korea Utara dan Rusia hanya menghubungkan Pyongyang dengan Vladivostok di timur jauh Rusia. 

Rute baru ini dinilai mempererat hubungan diplomatik dan kerja sama antara kedua negara yang selama beberapa tahun terakhir semakin intens, khususnya di tengah ketegangan geopolitik global.

Rute ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara Barat, terutama terkait potensi kerja sama militer antara Moskow dan Pyongyang. 

Rencana penerbangan baru ini terjadi di tengah meningkatnya hubungan strategis antara Rusia dan Korea Utara, termasuk dalam bidang militer dan pertahanan. 

Pada bulan Juni lalu, Presiden Vladimir Putin bahkan melakukan kunjungan langka ke Pyongyang, memperkuat aliansi yang menurut para analis menghidupkan kembali nostalgia era Perang Dingin.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya