Berita

BRI dukung UMKM terlibat dapur MBG/Ist

Bisnis

BRI Dorong UMKM Katering Jadi Tulang Punggung MBG

MINGGU, 20 JULI 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diwujudkan melalui pembiayaan kepada pelaku usaha lokal. 

Salah satunya adalah Ely Hartati, pengusaha katering asal Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Lewat akses pembiayaan dari BRI, Ely berhasil mengembangkan dua dapur produksi yang kini menjadi bagian dari rantai pasok MBG. 

Dapur pertama melayani 3.310 siswa di enam sekolah sejak Februari 2025, sementara dapur kedua siap beroperasi Juli ini untuk 12 sekolah dengan 3.350 siswa penerima manfaat. Kini, dua dapurnya menyerap lebih dari 100 tenaga kerja lokal, dari koki hingga staf logistik.


“Lewat pinjaman dari BRI, saya bisa melakukan pengadaan peralatan seperti food tray, kendaraan operasional, dua kulkas besar, serta showcase untuk penyimpanan makanan,”  kata Ely, yang telah menjadi nasabah BRI selama 30 tahun, Minggu, 20 Juli 2025. 

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan, BRI aktif mendorong pelaku UMKM agar tumbuh berkelanjutan melalui pembiayaan yang inklusif. 

“BRI terus berperan aktif dalam memastikan para pelaku UMKM yang terlibat dalam program MBG pemerintah dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan. Tidak terbatas pada KUR, namun juga kita membuka banyak akses pembiayaan lainnya,” ujarnya.

Program MBG sendiri menjadi andalan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM nasional, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui kemitraan dengan pelaku usaha daerah.

"Kisah Bu Ely menjadi salah satu contoh bagaimana pelaku UMKM dapat mengakses pendanaan usaha untuk meningkatkan kapasitas usaha sehingga bisa terus berkembang usahanya sehingga mampu mendukung program pemerintah,” pungkas Hendy.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya