Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Kemah BM PAN Komitmen Lahirkan Regenerasi Kepemimpinan

SABTU, 19 JULI 2025 | 23:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Kemah Akbar Barisan Merah Putih pada 17–19 Juli 2025 di Lembah Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Ketua pelaksana, Riyan Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “Gerak Serempak Asta Cita, Wujudkan Indonesia Swasembada Pangan” sebagai bentuk komitmen BM PAN dalam mendukung agenda besar nasional di bidang pangan, energi, dan kedaulatan rakyat.

“Rakernas ini bukan hanya forum konsolidasi, tetapi juga ajang kaderisasi dan penguatan ideologi perjuangan anak muda dalam membangun Indonesia,” ujar Riyan dalam keterangannya yang diterima redaksi, Sabtu malam, 19 Juli 2025.


Ia juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran ribuan kader BM PAN dari seluruh Indonesia. Menurutnya konsolidasi organisasi ini penting agar setelah Rakernas kader-kader BM PAN harus menyelaraskan kerja politiknya seperti yang ditirukan Ketum Zulkifli Hasan (Zulhas) dan menteri-menteri PAN di Kabinet Merah Putih.

“Ketum Zulhas sudah memberikan contoh tentang kerja politik yang menyentuh langsung kepada masyarakat sesuai arahan Bapak Presiden, begitu juga dengan Menteri PAN lainnya, kader-kader BM PAN harus mengikuti,” lanjutnya.

Ketua Umum BM PAN, Sigit Purnomo Said (Pasha), menekankan pentingnya peran pemuda dalam gerakan perubahan nasional. Ia juga menyebut Zulhas sebagai pahlawan pangan nasional atas komitmennya dalam memperjuangkan kedaulatan pangan Indonesia.

“Kami siap menunggu arahan dari Ketua Umum PAN. Dan sebagai simbol loyalitas dan kesiapan berjuang bersama, kami menyerahkan tongkat komando kepada beliau,” tegasnya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan semangat dan arahan strategis kepada seluruh kader muda. Ia menyatakan bahwa BM PAN adalah tulang punggung partai, mengingat 60 persen kader PAN saat ini berasal dari kalangan pemuda.

“Kita ingin PAN menjadi tiga besar partai nasional. Kalau PAN menang, insyaallah semua bisa berhasil,” ujar Zulhas.

Menko Bidang Pangan itu juga menegaskan peran strategisnya dalam pemerintahan saat ini, di mana dirinya telah menerima 15 amanat presiden dalam bentuk Keppres, Inpres, dan Perpres. Di antaranya adalah sebagai Kepala Satgas Penyelesaian Sampah, Kepala Satgas Koperasi Kelurahan (Kopdes), serta terbaru, Kepala Satgas Swasembada Pangan, Air, dan Energi.

“Insya Allah, Satgas Sampah sukses dalam dua tahun. Kopdes juga akan kita tuntaskan dalam tiga tahun. Satgas Swasembada Pangan kita gerakkan dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, sampai desa,” jelasnya.

Zulhas menutup sambutannya dengan pesan penuh motivasi kepada kader muda:

“Saya percaya forum ini bukan sekadar kumpul, tapi bisa menghasilkan keputusan nyata yang bisa dijalankan. Jangan minder. BM PAN kini punya banyak bupati, ada yang jadi menteri, dan DPR pun banyak dari BM PAN. Semua bisa! Dulu kita bertarung, sekarang kita berkarya," pungkasnya.

Acara Rakernas dan Kemah Akbar tersebut dihadiri oleh anggota DPR Fraksi PAN hingga sejumlah Menteri dari PAN.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya