Berita

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fauzi Amro/RMOL

Politik

Wapres Gibran Harus Pindah ke IKN agar APBN Tidak Habis Sia-Sia

JUMAT, 18 JULI 2025 | 21:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem tidak ingin uang negara ratusan triliun habis sia-sia demi membangun Ibukota Nusantara (IKN) tanpa fungsi.

"Alangkah sia-sia kalau anggaran dari APBN dan pihak ketiga hingga ratusan triliun (tapi IKN) tidak dimanfaatkan dan tidak diadaptifkan,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fauzi Amro di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat, 18 Juli 2025.

Bila melihat progres pembangunan saat ini, pihaknya mendesak pemerintah segera memindahkan ASN Kementerian/Lembaga, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke IKN.


“Itu pandangan Partai Nasdem untuk segera prioritaskan, minimal Pak Wapres segera berkantor dengan Menko dan Kementerian terkait biar IKN itu bisa difungsikan,” katanya.

Pasalnya, Fauzi Amro sudah berhitung tentang anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk pembangunan IKN. Terlebih saat ini dalam proses penyusunan anggaran untuk RAPBN 2026.

Seluruh kementerian dan lembaga telah mengusulkan penambahan anggaran hingga mencapai Rp980 triliun yang dibahas bersama-sama DPR beberapa hari belakang ini. 

“Nah ini kan akan di-exercise oleh Banggar dan sebelum nota keuangan. Kita berharap semangat efisiensi Presiden Pak Prabowo dicerminkan juga terhadap Kementerian dan Lembaga,” katanya.

Fauzi berujar, proyek IKN sudah menelan uang negara hingga Rp89 triliun. Maka agar tidak mubazir, pemerintah perlu segera memindahkan Kementerian/Lembaga ke IKN. 

“IKN sudah menelan kurang lebih Rp89 triliun di 3 kali anggaran APBN. Oleh sebab itu tadi (pemindahan ASN ke IKN) menjadi sikap dan pandangan Partai Nasdem,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya